|
Gigi sehat adalah gigi yang bersih tanpa lubang. Maka rawatlah gigi secara baik dan teratur, kalau ada gigi yang berlubang, segera periksa ke dokter gigi.
Tips Merawat Gigi
Siapa bilang defisiensi hormon testosteron hanya ditandai dengan kurangnya dorongan seksual? Daya tahan fisik menurun, lemas, sering mengantuk, penurunan prestasi, sering marah hingga kenikmatan hidup berkurang merupakan indikasi terkikisnya jumlah hormon yang banyak diproduksi pria. Jika Anda ingin ‘kesempurnaan hidup’ kembali, terapi testosteron bisa menjadi metode aman yang dapat dipilih.
Lumrah saja, jika Anda, sebagai kaum Adam takut akan mengalami Testosterone Deficiency Syndrome (TDS) atau defisiensi testosteron. Pasalnya, testosteron sangat penting fungsinya bagi pria, baik pada masa janin, muda hingga dewasa.
Seperti yang diungkapkan salah seorang androlog, dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd. “Hormon ini sangat penting karena itu merupakan hormon khusus pria. Hormon tersebut sebenarnya sudah ada pada anak kecil, hanya saja rendah sekali volumenya dan diproduksi oleh kelenjar suprarenal yang terletak di ginjal. Nantinya produksi kelenjar ini akan menurun, dan fungsi suprarenal digantikan oleh testis.”
Pada usia anak-anak, kurangnya hormon testosteron tidaklah berpengaruh sehingga tidak perlu penanganan khusus. Berbeda dengan orang dewasa, di mana hormon testosteron sangat diperlukan, dan mencapai puncaknya sekitar umur 30–40 tahun.
Seiring berjalannya waktu dan makin bertambahnya usia, keberadaan testosteron itu sangat banyak pengaruhnya, bukan sekedar berkaitan dengan seksual keinginan libido tetapi juga mencegah kropos tulang, peningkatan energi, peningkatan fungsi kognitif, mencegah penurunan iritabilitas dan depresi.
Biasanya, penurunan hormon testosteron ini dipicu dari pola makan dan gaya hidup hidup yang salah. Hal ini telah dialami oleh Tyo. Pria yang bekerja di sebuah biro iklan ternama di Jakarta ini sama sekali tidak mengira bahwa dirinya mengalami penurunan hormon testosteron.
Maklum saja, selama ini ia sudah menjalankan pola hidup yang baik. Tubuhnya saja atletis, tegap, dan berdada bidang. Setiap minggunya, pria berumur 31 tahun ini tidak pernah lupa meluangkan waktunya untuk pergi ke gym. Namun anehnya, ia mengaku bahwa sudah satu tahun ini mengalami kelesuan gairah seksual.
Akibatnya, sang istri, Angel, pun kerap protes dan mempertanyakannya. Tidak ingin mengecewakan wanita cantik yang telah ia nikahi selama 4 tahun, Tyo pun memutuskan untuk melakukan uji klinis. Hasilnya, Tyo dinyatakan mengalami TDS. Dokter yang menangani pria berkulit putih ini pun menyarankan agar ia melakukan terapi testosteron.
Melihat pengalaman yang dialami Tyo, dr. Indra mengungkapkan, memang ada beberapa kasus yang memperlihatkan seorang pria yang telah menerapkan pola gaya hidup bagus, sehingga fisiknya baik dan sehat, namun tetap mengalami masalah testoteron. Ia menjelaskan bahwa hal ini dapat terjadi akibat fungsi testis yang bermasalah, sehingga mengurangi produksi testosteron pada testis-nya. “Biasanya, hal itu akibat adanya infeksi, dan paling sering adalah infeksi Orchitis yang merupakan pembengkakan pada testis,” jelasnya.
Mengingat penurunan hormon testosteron ini disebabkan oleh berbagai macam hal, terapi testosteron tidak bisa dilakukan tanpa dilakukannya uji klinis terlebih dahulu. Hal ini ditegaskan oleh dr. Indra, “Sebelum dilakukan pemberian hormon, pasien harus melalui pemeriksaan karena tidak bisa diraba-raba. Harus diingat bahwa pemberian testosteron ini juga ada efek sampingnya.”
Aktivitas seks semula hanya dilakukan seminggu sekali yang dapat di upgrade hingga 3 sampai 4 kali dalam satu minggu merupakan efek positif yang dapat diperoleh setelah melakukan terapi testosteron. Namun, jika terapi dilakukan secara asal-asalan, ada dampak negatif yang dapat membahayakan, yaitu bisa menimbulkan gejala prostat.
“Ini kalau pemberiannya dilakukan secara berlebihan. Sebenarnya, kalaupun sudah menurun karena berumur, maka itu sebenarnya tidak perlu ditambah. Efek berikutnya, karena sifatnya anabolik, maka ia akan memicu gula darah. Oleh karenanya, bagi pengidap sakit gula, harus hati-hati kecuali kalau gula darahnya terkontrol,” tutur dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd lagi.

Penurunan testosteron, dapatkah terlihat tandanya?
Pria makin berumur, kemampuan seksnya pun akan menurun. Perut buncit, otot kendur, dan gejala andropause merupakan semua gejala yang disebabkan penurunan testosteron.
Untuk mencegahnya, selain makan yang baik dan sehat, lalu apa lagi?
Hormon testosteron dapat berkurang disebabkan dari trauma suhu, trauma tekanan, atau trauma infeksi. Untuk itulah kita wajib menjaganya, agar kelenjar tidak menurun fungsinya. Namun yang perlu diingat, berkurangnya hormon karena proses bertambahnya usia memang tidak bisa dicegah. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat.
Bagaimana dengan terapi, apakah sangat berpengaruh untuk memperlambat?
Terapi itu sangat membantu. Sebenarnya yang dipermasalahkan bukan harus ditambah, terlebih pada pria usia 60 tahun. Sangatlah tidak mungkin untuk memberikan testosteron pada pria 60 tahun agar usianya bisa kembali seperti 30 – 40 tahun. Terapi ini hanya berfungsi untuk memperlambat atau mencegah penurunan yang lebih cepat. Inilah salah satu alasan sekarang ini untuk pemberian testosteron pada orang-orang yang sudah berumur dengan istilah aging male.
Terapi itu sendiri sebaiknya dilakukan seberapa sering dan seberapa lama?
Tergantung obatnya. Ada pemberian obat yang dilakukan setiap hari. Cuma masalahnya, kalau obat makan itu, lambung tidak bisa menyerapnya secara utuh. Lalu dipikirkan bagaimana kalau diberi suntikan agar tidak melalui lambung. Kalau ditanya mana yang lebih baik, suntikan atau obat makan, harus uji klinis terlebih dahulu untuk mengetahui kadar hormonnya. Namun memang lebih baik suntikan. Orang yang menyerap hormon secara oral itu tergolong orang yang ragu-ragu dan memang tidak periksa hormonnya, sehingga merasa ingin menambah saja, tidak tolak ukur. Sedangkan pemberian suntikan, bisa dilakukan 3 – 4 kali dalam setahun, misalnya setelah melalui pemeriksaan medis.
Setelah pemberian hormon, apakah langsung terasa reaksinya?
Tergantung bagaimana posisi orang itu saat diberikan. Ini bukan pengobatan instan, melainkan melalui proses yang memakan waktu bisa sampai enam minggu barulah terlihat efeknya. Tapi, ada juga kasus di mana dalam waktu 3 – 4 jam sudah bereaksi. Satu hal lagi yang perlu diingat, makin banyak orang mengonsumsi karbohidrat dan lemak maka akan naik hormon SHBG yang sebenarnya berbanding terbalik dengan testosteron. Kalau pada seseorang berusia makin tua dan testosteron-nya makin menurun, maka SHBG makin naik. Sedangkan pada anak muda, saat terjadi penumpukan karbohidrat dan lemak, maka SHBG menurun, dan itu mengikat hormon testosteron.
Mereka yang usia di bawah 40 tahun, apa mungkin mengalami masalah penurunan hormon testosteron, dan apa penyebabnya?
Bisa jadi. Efek kegemukan memang bisa mengikat, tetapi organ untuk mengeluarkan testosteron-nya tidak berkurang. Hanya saja, karena penuh lemak dan karbohidrat tadi, testosteran yang aktif diikat sehingga fungsinya berkurang. Artinya, tubuhnya itu sebenarnya kekurangan testosteron. Dalam tubuh itu ada dua jenis testosteron bebas yang berguna memperbaiki otot, libido, mempertahakan ejakulasi/ereksi. Sehingga kalau terikat, maka fungsinya berkurang.
Untuk wanita sendiri, seberapa penting testosteron?
Bisa mencegah keropos tulang. Pada dosis rendah bisa meningkatkan libido. Tetapi harus hati-hati, kebanyakan testosteron itu bisa menyebabkan maskulinisasi karena testosteron selain mematangkan sperma, membesarkan testis, menyebabkan tumbuhnya jenggot dan bulu-bulu pada tubuh. Karena itu, otot pria dan wanita sangat berbeda dan itu akibat fungsi testosteron.
Di Indonesia sendiri, sudah banyakkah yang melakukan terapi testosteron?
Sudah banyak. Begini, hormon itu saling meregulasi. Kalau kurang pemahaman mengenai hormon itu, maka kita juga memberinya setengah-setengah. Fungsi produksi testosteron di testis itu juga tergantung hormon di otak. Jadi kalau testosteron di tubuh itu sudah banyak, maka dia akan dikomando oleh otak untuk ditekan produksinya. Justru kalau kelebihan testosteron itu bisa menekan produksi sperma.
Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd
TESTOSTERON: Mempertahankan Kejantanan
Bagi pria dewasa, berkurangnya hormon testosteron bisa menjadi momok yang menakutkan dan patut dihindari. Untungnya, saat ini telah ada sejumlah terapi testosteron yang mampu mengembalikan fungsi dari hormon terpenting bagi kaum pria tersebut. Meski begitu, bukan berarti terapi ini dapat dilakukan sesuai kehendak Anda. Berikut penjelasan lengkap dari Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd, yang berhasil ditemui MEasia di sela-sela prakteknya di Klinik SamMarie, Jl. Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Disadur dari majalah ME atau measiaonline.com
KONSULTAN KECANTIKAN:
dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, SpKK (K)
Departemen Ilmu Kesehatan dan Kelamin FKUI/RSUPN dr. Cipto Mangunkusuma, dan Klinik SamMarie Wijaya Jakarta
Pertanyaan:
Saya memiliki jerawat batu di sekitar mata. Bagaimana menghilangkannya karena cukup mengganggu penampilan? Kemudian apakah benar kalau jerawat batu itu disebabkan oleh sisa kosmetik?
Arinta, Kelapa Gading
Jawab:
Memang benar, timbulnya jerawat batu disebabkan oleh kosmetik yang pembersihannya tidak bersih. Terutama di daerah mata yang kulitnya sangat halus, sehingga kosmetik-kosmetik itu tertahan dikelenjar pilosebasea. Perlu diketahui, di dalam kulit terdapat banyak kelenjar, yang akan mengeluarkan produk ke permukaan melalui saluran kelenjar. Kelenjar yang membuat jerawat disebut kelenjar sebum, dan keluar melalui saluran pilosebasea tadi. Nah, saluran pilosebasea ini dapat menangkap partikel-partikel kosmetik, dan kemudian menyumbat di situ, yang menjadi jerawat batu. Jika tersumbat, baik kelenjar minyak maupun kelenjar keringat akan sulit mengeluarkan isinya.Tetapi, tidak boleh dilupakan juga ada penyakit pembesaran atau hiperplasi yaitu pertumbuhan yang berlebihan dari kelenjar keringat. Jika seseorang baru bangun tidur, pembesaran ini tidak terlihat, dan kulit terlihat licin-licin saja. Tetapi jika sudah terkena panas matahari maka timbul beruntusan seperti jerawat batu di sekitar mata.
Sekarang penyembuhannya, sumbatan tersebut harus di buka untuk menghilangkan komedo (istilah kedokteran untuk jerawat batu). Untuk membuka sumbatan itu banyak cara yang bisa dilakukan. Pertama cara mekanik, yang kerap disebut orang ekstraksi komedo atau mengeluarkan komedo. Cara lainnya dengan menggunakan obat-obatan tretinoin yang fungsinya tak hanya mempermuda kulit karena membentuk kolagen baru, tetapi juga bisa untuk membuka sumbatan-sumbatan di kulit. Tetapi untuk pemakaiannya musti hati-hati karena daerah sekitar mata itu sensitif, sehingga mudah iritasi.
(Liputan Tabloid Info kecantikan, Edisi 10, Tahun I, 22 Jan - 04 Feb 2007), Narasumber: dr. Tjut Alam Jacoeb, SpKK (K)

Masalah sulit tidur malam, bersifat individual tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena si ibu memang sudah terbiasa dengan pola tidur larut malam yang hanya makan waktu tidur sedikit saja, ada juga yang sulit tidur karena sesuatu yang mengganjal dalam pikiran.
Bagi ibu hamil yang memang sudah kebiasaan tidur larut malam, tak lantas jadi keharusan untuk tidur dengan waktu lebih banyak semasa hamilnya. Boleh saja kebiasaan tersebut berlanjut, namun harus memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatannya. Caranya dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menghindari hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuhnya, semisal sudah tidurnya larut malam dan merokok pula.
Selain karena kebiasaan, sulit tidur yang dialami ibu hamil umumnya paling sering terjadi pada trimester satu dan tiga. Karena pada masa-masa itu, ibu sedang melakukan penyesuaian terhadap proses kehamilannya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan dan pikiran tak nyaman yang akhirnya mempengaruhi tidurnya. Sementara trimester dua ibu sydah dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialaminya sehingga tak terlalu bermasalah.
Secara umum, kondisi kondisi kurang tidur memang bisa mengganggu kesehatan fisik dan psikis. Ibu jadi mudah lelah, lemas, terasa pegal-pegal badannya, tak bersemangat, konsentrasi berkurang, tidak mood melakukan sesuatu, mudah marah atau emosional, uring-uringan dan lainnya. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, akan mempengaruhi staminanya dan ibu hamil akan mudah sakit.
Padahal, ibu hamil memerlukan waktu istirahat yang cukup, yaitu tidur 8 jam seperti umumnya. Bila waktu tidur tercukupi, maka ibu hamil akan merasa segar tanpa merasa terbebani keluhan-keluhan seperti, mual, pegal, dan lainnya.
BILA IBU HAMIL MIMPI BURUK
Kapan biasanya ibu hamil mimpi buruk? Tak bisa diperkirakan waktunya. Sama halnya seperti sulit tidur, mimpi buruk pun bersifat individual. Tak semua ibu hamil mengalami mimpi buruk. Jika pun ibu hamil mimpi buruk, misalnya mengalami proses melahirkan yang mengerikan atau melihat bayi berwajah menakutkan, dan lainnya, pada dasarnya itu karena masalah psikis. Ibu merasa khawatir atau takut dengan kehamilan yang dijalani atau proses persalinan yang akan dihadapinya.
Jika di waktu malam ibu terbangun karena mimpi buruk, tenangkan dengan minum segelas air putih. Lakukan olah nafas dengan teratur. Alihkan perhatian dan pikiran pada hal-hal lain yang menyenangkan yang akan ditemui dan dilakukan esok harinya. Berdoa dan jangan diingat-ingat kembali mimpi yang baru dialami.
Narasumber : dr. Deradjat M. Sastrawikarta, SpOG
dari : SamMarie Family Healthcare
oleh : Dedeh Kurniasih
Disadur dari Tabloid Nakita No. 405/Th. VIII/6 Januari 2007
Umumnya sakit kepala dianggap remeh oleh sebagian besar. Namun jangan salah, ada juga sakit kepala yang berbahaya atau disebabkan oleh beberapa faktor pemicu. Apa jenis sakit kepala yang sering Anda derita dan apa saja penyebabnya ?

Kebiasaan ngemil memang sulit dihilangkan dari kehidupan Sinta (33 tahun). Parahnya lagi, jika sudah tak sempat memilah atau stok camilannya sedang kosong, apapun bisa ia sambar. Siang itu berhubung tak ada camilan, snack ringan berbentuk bola-bola kecil yang kadang dikonsumsi anak-anak jadi sasarannya. Saat mengkonsumsinya sih asyik-asyik saja. Tapi tak berapa lama kemudian, kepalanya mulai berdenyut disertai rasa mual pada perutnya. "Wah kenapa yaaa...," tuturnya.
Kepala berdenyut alias pusing, sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Bahkan mereka pun menganggapnya enteng saja. Cukup beli obat di warung maka selesailah. Padahal tak sesederhana itu lho.... Sakit kepala banyak jenisnya. Ada yang mudah penanganannya dan ada juga yang perlu diwaspadai. Penasaran, apa yang ada di balik sakit kepala...?
Secara umum sakit kepala terbagi dua yaitu sakit kepala primer yang tidak diketahui penyebabnya dan sakit kepala sekunder yang jelas-jelas diketahui penyebabnya. "Beberapa sakit kepala yang sering kita hadapi bisa jadi masuk kategori sakit kepala primer ataupun sekunder.," ujar dr. Imelda Rosalyn Sianipar dari RS SamMarie, Jakarta Selatan. Sebenarnya tulang tengkorak dan otak dimana sakit kepala berada tidaklah memiliki sensor nyeri. Yang ada di situ adalah pembuluh darah dan otot. Sensor pada pembuluh darah dan otot inilah yang membuat kita kemudian merasakan rasa nyeri. "Pada sensor tersebut terjadi inflamasi," tegas dr. Imelda.
Rasa tidak nyaman akibat sakit kepala ini kadang-kadang membuat orang menjadi tidak berdaya. Sebagai langkah awal, orang awam akan meminum obat penghilang anti nyeri yang ringan (analgesik) atau berbaring sejenak diruangan yang tenang. "Namun itu tidak akan menyembuhkan, hanya menghilangkan rasa sakit saja," tutur dr. Imelda. Namun adakalanya inipun tak akan menolong jika sakit kepala Anda memang dipicu oleh suatu hal.
Sakit kepala Primer. Jika selama ini Anda sering mendengar istilah migren, sakit kepala karena ketegangan otot atau sakit kepala campuran dari keduanya, maka itu masuk dalam kategori sakit kepala primer.
Pada migren, umumnya sakit kepala akan terjadi secara berulang. Misalnya Anda mengalami sakit kepala yang berulang dalam 1-2 bulan terakhir. Tak sekedar sakit kepala tapi juga disertai rasa mual saat serangan terjadi. Aura yang terjadi bisa berupa berkurangnya penciuman, kaburnya pandangan, dan lain-lain. Migren bisa terjadi karena adanya aliran darah yang berlebih di daerah kepala sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah dan
mengakibatkan rasa nyeri. Umumnya migren tidak berhubungan dengan penyakit lain. Adanya zat pemicu dapat menimbulkan terjadinya migren. Faktor keturunan juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Pada mereka yang sering terkena migren biasanya memiliki salah satu keluarga dekat yang juga mengalami gangguan sama. "Untuk meredakan migren harus dikonsultasikan dengan dokter, karena pengobatan migren bisa berpengaruh kepada hipertensi, jantung dan lain-lain," ungkap dr. Imelda.
Sakit kepala yang terjadi akibat adanya ketegangan otot bisa terjadi karena adanya penyempitan pada otot-otot bagian kepala dan leher yang menyebabkan rasa berat di leher bagian belakang. Penderita merasa kepalanya berat. Stres dan kegelisahan sangat erat sebagai penyebab timbulnya sakit kepala jenis ini. Untuk menghilangkannya dapat dilakukan dengan jalan mengompres bagian otot yang tegang dengan air dingin maupun dengan air hangat. "Pemijatan ringan juga bisa memberikan efek baik bagi mereka yang terserang sakit kepala tipe ini," ujar dr. Imelda. Sakit kepala jenis ini paling hanya berlangsung sekitar setengah sampai satu jam saja. Namun pada beberapa kasus sakit kepala lewat ketegangan otot ini bisa berlangsung berhari-hari.
Sementara sakit kepala campuran dari kedua sakit kepala di atas umumnya akan terasa lebih nyeri. Rasa sakit ini akan bertumpu pada salah satu mata. Biasanya sakit kepala ini terjadi beberapa jam saja setelah penderita terlelap tidur. Gejalanya bisa berupa keluarnya air mata dari kelopak mata atau ingus dari hidung. "Meski sakit kepala ini sangat nyeri, namun hal itu cukup jarang terjadi," tukas dr. Imelda.
Sakit Kepala Sekunder. Sakit kepala sekunder biasanya terjadi memang karena ada penyebabnya. Penyebabnya tentu bermacam-macam, misalnya: cedera yang terjadi di kepala, adanya infeksi di kepala, tumor, kelainan metabolisme ataupun infeksi akibat adanya suatu luka. "Sakit kepala karena suatu sebab sudah pasti harus diwaspadai karena bisa saja mengakibatkan nyeri yang hebat atau terjadi berulang-ulang, oleh karenanya tidak bisa dibiarkan begitu saja," tukas dr. Imelda. Jika penyebabnya sudah dihilangkan maka otomatis sakit kepala yang menyertainya akan lenyap.
Dari semua jenis sakit kepala ini jangan kemudian dianggap enteng. Jika Anda sudah minum obat pereda sakit namun tetap tidak berkurang; jika sakit kepalanya disertai demam, kaku pada otot leher, dan timbulnya aura bahkan sakit kepala itu terjadi berulang-ulang dan semakin berat, segeralah Anda pergi ke dokter!
Obat Alami yang Bisa Atasi Sakit Kepala Ringan
Gunakan kapsul sambiloto dan kapsul ciplukan dengan dosis
3 x 1 kapsul setiap harinya. Jika Anda penderita maag, maka sebaiknya obat ini dikomsumsi 2 jam setelah makan. Terapi ini sebaiknya dilakukan selama 15 hari.
Untuk mencegah agar tidak kambuh kembali, Anda bisa mengkonsumsi wedang jahe dengan resep sebagai berikut:
Wedang jahe ini dikomsumsi 2 kali sehari pada pagi dan malam menjelang tidur
(sumber: Klinik Ixora Herbal)
Pencegahan Sakit Kepala
Mereka yang bergaya hidup sehat relative lebih jarang terserang sakit kepala dibandingkan yang berpola hidup salah. Apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mencegah serangan sakit kepala.
Disadur dari Tabloid Info Kecantikan edisi 17/TH I/30 April - 3 Mei 2007
Terjadinya abortus atau keguguran pada kehamilan, merupakan seleksi alam terhadap embrio yang kualitasnya kurang baik. Alam akan memilih yang terbaik atau yang kualitasnya unggul. Namun kenyataannya, tak satupun pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati, bisa menerima kejadian abortus ini. Terlebih bila abortus itu terjadi lebih dari 2-3 secara berturut-turut. Hal ini disebut Abortus Berulang (AB) ataupun Abortus Habitualis (AH).
Persiapan “Lahan” sehat untuk janinAbortus Spontan Berulang (ASB) bisa menimfj 0,5%-2% dari jumlah populasi wanita hamil. Namun abortus mungkin lebih sering terjadi bila seseorang pernah mengalami abortus sebelumnya. Sebaliknya, kemungkinan ini berkurang jika sebelumnya telah terjadi kehamilan normal. Jadi, risiko abortus berhubungan dengan riwayat kehamilan lampau ASB merupakan masalah multifaktor. Faktor-faktor penyebab ASB yaitu: kelainan kromosom atau genetik (15%), infeksi pada rahim (1%-4%) yang disebabkan bakteri vagina, klamidia, TORSH, dan lainnya, kekurangan hormon progesteron, diabetes melitus dan penyakit kelenjar gondok (15%), kelainan pada organ rahim seperti miom, polip dan lainnya (11%), sindrom antifosfolipid yang ditimbulkan oleh penyakit imunologi (5%), toksin lingkungan, pemakaian kokain dan obat-obatan, serta penyebab yang tidak diketahui atau idiopatik (50%).
Penyebab abortus pada seorang wanita perlu dikenali sehingga bisa didapat cara penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya abortus berulang.
Siapa sajakah yang perlu melakukan pemeriksakan TORSH?
Infeksi TORSH
Infeksi TORSH (toksoplasma, rubela, sitomegalus, herpes simpleks) sungguh tak dapat diremehkan karena dapat menjadi ancaman bagi kehamilan. Infeksi ini dapat menyerang secara primer pada saat kehamilan terutama di trimester pertama, dapat pula bersifat laten.
Kelainan yang timbul akibat infeksi TORSH ini sangat beragam, baik berupa keguguran (abortus spontan) maupun bayi lahir dengan berbagai kelainan. Misalnya radang mata atau kelainan pada mata bayi, tuli, kerusakan jantung, gangguan pertumbuhan, gangguan syaraf pusat, radang otak, keterbelakangan mental, dan sebagainya.
I. Infeksi toksoplasma
Infeksi ini pada trimester pertama dapat mengenai 17% janin dengan risiko abortus, cacat bawaan, retardasi mental, dan sebagainya. Sedangkan serangan pada trimester selanjutnya bisa menyebabkan hidrosefalus, retinitis, dan lainnya. Infeksi toksoplasma (toxoplasma gondii) merupakan infeksi yang dapat berdiri sendiri maupun 'bergandengan' dengan infeksi lainnya. Pada manusia, infeksi toksoplasma bisa berasal dari 3 hal, yaitu:
Toksoplasma sendiri adalah parasit dari hewan. Bisa dikatakan bahwa kucing merupakan induk semang sejati bagi parasit tokso ini. Siklus hidup seksual parasit ini berlangsung dalam usus kucing, dan berujung dengan terbentuknya ookista - bulatan kista besar berisi dua kista kecil yang jika pecah akan mengeluarkan parasit aktif. Ookista yang jumlahnya bisa mencapai 10 juta sehari ini bisa tertelan melalui mulut, dan akan pecah sehingga sporozoit (spora yang terbentuk setelah pembuahan) yang terbebas itu bisa menembus mukosa usus dan menyebar melalui darah dan limfa. Pada individu dewasa yang sehat dan normal, gejala penyakit akibat toksoplasma ini tak terlihat.
Serangan infeksi toksoplasma pada orang dewasa yang sehat dan normal, biasanya hampir tanpa gejala. Kalaupun ada hanya berupa pembesaran kelenjar getah bening di leher bagian belakang dan demam.
Bila toksoplasma menyerang ibu hamil yang umumnya mengalami penurunan daya tahan tubuh ini bisa menyebabkan darah putih menurun dan terjadi sindrom antifosfolipid atau darah mengental. "Sindrom antifosfolipid ini menyebabkan aliran darah ke rahim tersumbat sehingga bisa terjadi plasenta berkapur. Akibatnya si ibu bisa mengalami pre-eklampsia," terang dr. Jacoeb.
Sedangkan serangan toksoplasma pada janin di trimester I kehamilan dapat mengakibatkan abortus, cacat bawaan, gangguan susunan syaraf dan retardasi mental. Serangan virusdi semester berikutnya antara lain bisa mengakibatkan hidrosefalus, retinitis dan lainnya.
Bila virus ini menyerang otak janin, dr. Jacoeb menambahkan, "Ini bisa mengakibatkan akrania atau bayi lahir tanpa tengkorak, bayi lahir dengan otak berkapur dan mengeras atau kalsifikasi, bisa pula menyebabkan bayi lahir idiot. Bayi yang lahir dengan keadaan kalsifikasi umumnya mengalami gejala kejang-kejang."
II. Rubella
Ini merupakan infeksi yang disebabkan virus. Rubela sering disebut campak, yaitu penyakit akibat serangan virus yang menimbulkan bintik-bintik merah di kulit disertai demam atau suhu tubuh meninggi.
Rubella yang menyerang janin pada ibu hamil, seringkali menjadikan sistem syaraf yang lain (bukan otak) bayi sebagai sasaran. Akibatnya bayi dapat lahir dengan kelainan seperti sumbing, katarak mata atau mata putih, sekat jantung bayi tidak menutup (istilah umumnya bocor jantung), ataupun bayi terlahir tuli (indera pendengaran rusak/terganggu).
Rubella menyerang 8,3% kehamilan. Kelainan yang dialami janin akibat virus rubella ini dapat dideteksi melalui ultrasonografi (USG 3 dimensi).
III. Virus Sitomegalus (CMV)
Virus ini merupakan anggota 'keluarga' virus herpes. Dalam hal ini, CMV adalah virus herpes Tipe 5. Ada satu sifat CMV yang mirip virus toksoplasma, yaitu sifatnya yang laten atau menetap. Maksudnya virus ini bisa 'bersembunyi' hingga muncul di saat tertentu terutama saat daya tubuh menurun seperti saat hamil. Tempat persembunyiannya antara lain pada uretra, serviks, dan lainnya. Virus ini bisa pula 'menyusup' pada sel plasenta, selaput rahim, dan air ketuban. Namun serangan virus CMV makin berbahaya saat serangan infeksi baru terjadi saat kehamilan, terutama trimester I. Keadaan ini. disebut CMV primer.
Infeksi CMV pada kehamilan seringkali tanpa gejala (asimtomatik). Serangan CMV pada kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah (sindrom BB lahir-rendah), hidrosefalus, pengapuran intrakranial, khorioretinitis, retardasi mental, hepatosplenomegali, dan sebagainya.
IV. Virus Herpes Simplex (VHS)
Virus yang satu ini mungkin namanya tak terlalu asing bagi kita. Kendati orang sering menggolongkan penyakit akibat VHS ini sebagai penyakit 'kotor' alias penyakit menular seksual, kenyataannya penularannya tidak selalu dengan cara demikian. Karena VHS bisa berada di mana saja dan menyerang manusia yang daya tahan tubuhnya sedang menurun / buruk.
Sayangnya, VHS memang tidak bisa dimatikan. Sekali ia masuk ke dalam tubuh maka ia tidak akan hilang. Sebab, setelah masuk ke tubuh manusia VHS ini melekat pada sel sehat untuk memproduksi kembaran dari virus ini. Jadi hasil kembaran VHS inilah yang dapat menginfeksi sel-sel sehat di sekitarnya.
Disadur dari Health Today, November 2006
Saya adalah wanita yang aktif bekerja, jadi semasa hamil saya senantiasa bergerak, melakukan aktifitas seperti biasa. Kalau jalan kaki pun masih terbilang cepat. Pernah suatu ketika saya merasakan capai keluar cairan coklat. Tapi di usia kehamilan yang sudah berjalan 7 bulan saya sudah tidak lagi. Hanya saja, saat itu hampir setiap hari keluar cairan kuning di celana dalam. Apakah sebabnya dan apakah memengaruhi janin?
Uwi - Mampang
Jawab:
Keluarnya cairan kuning kemungkinan adalah keputihan yang disebabkan infeksi vagina atau servik (leher rahim). Hal ini harus segera dikonsultasikan pada dokter untuk diobati. Bila tidak, dapat menyebabkan infeksi pada selaput ketuban, menyebabkan kontraksi, atau ketuban pecah dini (sebelum waktunya) hingga persalian premature.
dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG
Disadur dari majalah 9month
"Wow, Melahirkan dalam Air"
Berminat melahirkan dalam air? Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Jakarta sudah ada yang menawarkan fasilitas itu. Seperti apa?
SAKIT! itulah yang ditakutkan kaum perempuan saat melahirkan. Tak heran bila teknik-teknik mengurangi sakit persalinan pun banyak diminati. Mulai persalinan Caesar, memakai bius epidural, hingga hipnobirthing atau melahirkan dengan dihipnotis agar tidak merasa sakit. Dan kini, teknik persalinan yang mulai banyak diminati adalah melahirkan dalam air.
Adalah Sammarie Clinic Healthcare di Jl Wijaya I No 45 Jakarta Selatan, yang menawarkan model persalinan seperti itu. Dikatakan dr Otamar Samsudin SpOG, melahirkan dalam air pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
Memang tidak ada teknik persalinan yang mampu menghilangkan rasa sakit hingga seratus persen. Paling cuma 80 persen saja. Tapi, kami ingin memberikan alternatif bagi para ibu yang akan melahirkan dengan mengurangi rasa sakitnya," ujarnya pada Bunda. Dijelaskan Otamar, proses melahirkan dalam air sebenarnya sudah ada sejak lama. Proses itu ditawarkan di Rusia pada l960-an oleh Igor Tjarkovsky. Sesuai perkembangan zaman, model persalinan itu pun terus berkembang ke Amerika Serikat, Eropa, dan Indonesia.
“Di Amerika sendiri melahirkan dalam air nggak begitu gampang diterima. Sebab, tahu sendirilah, mereka punya ego sendiri. Tapi, beberapa rumah sakit di Amerika sudah menggunakan teknik tersebut," ujar dokter yang juga praktik di Metropolitan Medical Center (MMC) itu. Di Indonesia sendiri, melahirkan dalam air mulai .diperkenalkan Oktober 2006 di Sammarie Clinic Healthcare. "Tapi, saya juga nggak tahu apakah ada yang lain. Di Klinik Sammarie sendiri sejak diperkenalkan Oktober 2006 sampai sekarang, sudah menangani sepuluh pasien. Dan yang berencana akan melahirkan dalam air juga masih banyak," papar Otamar.
KEUNTUNGAN
Dijelaskan Otamar dengan melahirkan dalam air pada dasarkan melahirkan secara normal, hanya saja tempatnya dalam air, bukan di tempat tidur. Teknik melahirkan dalam air tidak hanya menguntungkan ibu, tapi juga bayi yang dilahirkannya. Berikut ini keuntungan yang dapat diperoleh.
BAGI IBU
Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh ibu yang melahirkan dalam air antara lain:
Dengan melahirkan dalam air, sakit akibat konstraksi dapat dikurangi hingga 60 persen. Sebab, dalam keadaan mengapung, kontraksi-kontraksi rahim akan lebih efisien, dan sirkulasi darah akan lebih baik. Sehingga, aliran oksigen ke otot-otot rahim akan lebih lancar, rasa sakit yang dialami ibu akan berkurang, dan pasokan oksigen untuk bayi akan lebih banyak.
Dengan berendam dalam air hangat, ibu akan lebih mudah mencari posisi yang dianggap nyaman untuk melahirkan. Si ibu hanya duduk, rileks dalam air sambil membuka kakinya dan tidak harus bergerak atau menarik nafas panjang. Sebab, air dengan sendirinya akan membantu memberikan dorongan tenaga.
“Ibu yang akan melahirkan itukan pasti stres karena sakit yang dirasakannya. Dengan berendam dalam air hangat, rasa stres itu dapat dikurangi, sehingga iya bisa merasa nyaman,” jelas Otamar.
Air hangat menyebabkan perineum (daerah antara vagina sampai anus) menjadi lebih elastis dan rileks. Sehingga mengurangi risiko robeknya jalan lahir dan kebutuhan melakukan episiotomi atau penjahitan.
Karena secara fisik lebih rileks, berendam dalam air hangat membuat ibu bisa lebih konsentrasi pada persalinannya.
Pada tahap-tahap akhir persalinan, air dipercaya dapat meningkatkan energi ibu.
Berendam dalam air hangat dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kecemasan.
Dalam berendam dalam air hangat, sirkulasi darah akan lebih baik, sehingga kontraksi rahim juga akan lebih baik. Itu berarti pembukaan jalan lahir akan lebih cepat, sehingga persalinan juga lebih cepat.
BAGI BAYI
Tak hanya ibu yang mendapat keuntungan dari melahirkan dalam air. Bayi yang dilahirkan pun akan mendapat manfaat, seperti:
Bayi yang dilahirkan dalam air terlihat lebih merah, karena darahnya lebih cukup.
Bayi yang dilahirkan dalam air memiliki kulit lebih bersih dan tidak hanya kulit ari. Sebab, lemak-lemaknya akan langsung bersih terkena air hangat.
Resiko cedera kepala pada bayi yang dilahirkan dalam air, lebih kecil. Sebab, ia akan langsung jatuh ke dalam air dan dengan sendirinya akan mengapung.
Meski belum ada penelitian, menurut Otamar, bayi yang dilahirkan dalm air lebih cerdas. “Bisa jadi itu karena resiko terjadinya cedera kepala pada bayi lebih kecil,” ujar Otamar.
Meski sudah keluar dari rahim ibunya, bayi tetap merasa nyaman, karena ia merasa seperti berada dalam rahim ibunya.
Itu karena ia berada dalam air yang suhunya seperti suhudalam rahim. Itu berarti stres yang mungkin dialami bayi juga bisa dikurangi.
Resiko bayi keracunan dari ketuban lebih kecil, karena air ketuban yang keluar langsung bercampur dengan air kolam.
Karena dilahirkan dalam air, bayi lebih sensitif terhadap air. Sebab, dalam memorinya sudah tersimpan dalam air.
Apakah bayi tak Tersedak Air?
"APAKAH bayi yang dilahirkan dalam air tidak akan tersedak air karena rnenangis'? Begitu pasti pertanyaan yang ada dalam benak para ibu. Menanggapi pertanyaan seperti itu, dr Otamar Samsudin SpOG dengan tegas menjawab, ''Tidak!".
"Dari sepuluh pasien yang saya tangani, tak pernah ada kasus bayi tersedak karena minum air. Dan yang perlu dipahami, bayi tidak akan mengisap udara, kecuali tali pusarnya sudah dipotong. Selama bayi masih terhubung dengan tali pusar, bayi akan menerima pasokan oksigen dari ibunya melalui tali pusar,” jelas Otamar.
Ditambahkannya, pada dasarnya bayi yang baru dilahirkan akan Iangsung menangis bila:
Namun, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Otamar, dokter spesialis anak juga harus siap sedia. Dengan begitu, "Ada tidaknya air yang masuk atau ada-tidaknya gangguan lainnya bisa langsung dideteksi dan segera diatasi dengan baik,” ujar Otamar.
PROSES
Seperti dikatakan Otamar, proses persalinan dalam air pada dasarnya seperti persalinan biasa. Karena itu, jangan membayangkan bahwa melahirkan dalam air itu rumit. Adapun tahapan proses persiapan hingga ibu melahirkan dalam air, menurut Otamar, adalah sebagai berikut:
Sebelum digunakan, kolam harus disterilisasi lebih dulu menggunakan desinfektan. Dengan begitu, kolam akan bebas kuman.
Setelah kolam dianggap bersih, baru diisi dengan air. Air tersebut haru sdisesuaikan dengan suhu tubuh ibu yang akan melahirkan. Itu penting untuk mencegah temperature shock saat bayi keluar dari rahim. Sterilitas air juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan infeksi pada ibu maupun bayi yang dilahirkannya.
Ibu baru boleh masuk ke dalam kolam setelah jalan lahir membuka 5-6 sentimeter. “Itu untuk menghindari agar ibu tidak terlalu lama berada dalam air”, jelas Otamar. Jika ingin tenang menghadapi proses persalinan, sang suami bisa ikut mendampingi.
Setelah kurang lebih 1-1,5 jam berendam dalam air, pembukaan biasanya sudah lengkap, sehingga bayi siap lahir. “Biasanya, dengan hanya sedikit tenaga untuk mengejan, bayi sudah keluar. Proses kelahiran bayi ini lebih mudah, karena air mempunyai sifat mendorong,” jelas Otamar. Setelah bayi lahir, ia tidak akan tenggelam, karena waktu dalam rahim pun bayi hidup dalam air ketuban selama sembilan bulan.
Setelah keluar, bayi diangkat dan langsung diberikan pada ibunya untuk mendapat pelukan hangat serta ciuman pertama dari ibunya. Setelah itu, baru pusarnya dipotong dan dibersihkan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatannya.
(Liputan Tabloid Bunda, Edisi 306, 20 - 26 Januari 2007), Narasumber: dr. Otamar Samsudin, SpOG
Ketombe memang menjengkelkan. Sudah menimbulkan gatal, penampilan rambut seindah apapun jadi rusak. Sejumlah cara ditawarkan untuk mengatasi si putih bandel ini. Tapi tak sedikit juga bahan alami seperti minyak kelapa dan cuka apel yang mampu mengusir ketombe hingga tuntas. Cocok untuk segala umur dan mudah diaplikasikan. Seberapa ampuh atasi ketombe?
Setiap perempuan pasti mendamba memiliki rambut indah. Ada kalanya mahkota wanita itu mengalami masalah yang serius. Salah satu yang sering terjadi adalah gangguan kulit kepala berupa ketombe. Meski terlihat sepele, masalah ketombe jangan dianggap enteng. Salah-salah dianggap remeh, kerontokan rambut yang dahsyat bisa terjadi bahkan bukan tidak mungkin menimbulkan kebotakan.
Sebenarnya menurut Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, SpKK (K), dokter spesialis kulit dan kelamin dari RSCM / Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI dan praktek di SamMarie Family Healthcare, ketombe adalah kulit lepas yang jumlahnya lebih banyak dari biasanya. “Secara normal, kulit selalu mengalami pengelupasan, tetapi dalam jumlah yang lebih dari biasanya pengelupasan ini akan menjadi ketombe di kulit kepala, “ungkap dr. Tjut Nurul menjelaskan.
Ismanto dari Avicenna Theraphy center (ATC), menjelaskan terjadinya ketombe. “Bagian kulit kepala yang bernama kornium digantikan oleh lapisan malpigi. Kulit kepala juga memiliki lebih banyak kelenjar lemak dan keringatnya, hingga menghasilkan minyak dalam jumlah berlebih. Kondisi inilah yang membuat rambut menjadi lepek dan akhirnya berketombe,” imbuh Ismanto.
Banyak factor yang bias memicu timbulnya ketombe. Secara eksternal, ketombe disebabkan adanya infeksi oleh jamur khas di kepala (Pytisporum ovale) yang dalam kondisi tidak seimbang memicu percepatan pelepasan kulit kepala. “Jamur ini berasal dari lingkungan sekitar kita, seperti tanah, tumbuhan, binatang, bahkan manusia di sekitar kita yang juga berketombe,” imbuh dr. Tjut Nurul.
Udara dan suhu yang lembab memicu jamur ketombe tumbuh subur. Kandungan PH yang tidak seimbang karena pola yang memicu kulit kepala bersifat asam seperti fast food, juga memicu munculnya ketombe. “Selain itu penyakit autoimun, tipe kulit yang kering, jarang keramas, stress, pengelupasan yang tidak dibersihkan akan menimbulkan ketombe. Usia yang semakin lanjut dengan konsekwensi pigmendan metabolisma yang kurang bagus juga memicu munculnya ketombe,” ujar Ismanto.
Secara umum, pengelupasan kulit kepala yang normal terjadi sebulan sekali. Namun kasus di Indonesia pemicu timbulnya ketombe yang terbanyak karena kurang seimbangnya asam basa dalam tubuh.
Picu Rambut Rontok dan Botak. Pengelupasan yang terjadi pada kulit kepala akan ikut mengangkat potasium yang ada di dalam rambut. Artinya, jika masalah ketombe diabaikan maka kerontokan rambut akan terjadi. “Rontoknya rambut ini disebabkan oleh adanya peradangan di dalam kulit kepala akibat jumlah ketombe yang terlalu banyak pada epidermis sehingga kulit kepala pun akan menjadi merah dan bahkan bias timbul rasa sakit, “ kata dr. Tjut Nurul. Jika tetap tidak dihiraukan maka bukan tidak mungkin kebotakan akan terjadi. “Dalam satu kondisi yang akut, ketombe bias menyebabkan luka pada kulit kepala,” imbuhnya.
Kebersihan kulit kepala jadi kunci untuk mencegah timbulnya ketombe. Ketahuilah terlebih dulu jenis kepala Anda supaya dengan tepat menentukan jenis shampoo yang bila digunakan. Pada kulit kepala yang cenderung berminyak, partikel debu, bakteri dan jamur lebih mudah terikat sehingga sangat potensi menyebabkan ketombe. “Bagi mereka yang kulit kepalanya berminyak disarankan lebih intens dalam melakukan pembersihan kulit kepalanya,” saran dr. Tjut Nurul.
Ismanto manilai keramas seminggu maksimal tiga kali atau optimal seminggu dua kali sebenarnya cukup untuk mereka yang mamiliki kulit kepala normal. “Tapi pada mereka yang berkulit kepala berminyak, frekuensi keramas memang harus lebih sering,” timpalnya.
Sebagai langkah pencegahan shampoo yang mengandung selenium sulfide dan zincpirition dengan pH 5-6,mampu menetralisir pergantian kulit kepala agar tidak terlalu cepat serta aktif melumpuhkan jamur dan dapat membuat kondisi kepala menjadi normal kembali. “Dengan penggunaan secara intens shampoo atau treatment yang mengandung kedua jenis zat diatas dengan pH yang normal untuk kulit kepala kita (5-6), maka jamur yang sudah dilumpuhkanlama kelamaan akan mati. Untuk kulit kepala yang kering sebaiknya menggunakan shampoo yang tidak berbusa, karena bisa bersifat basa,” ulas dr. Tjut Nurul.
Sejumlah bahan alami juga diklaim dan terbukti berkhasiat untuk mencegah si putih yang menjengkelkan ini. Secara umum bahan-bahan ini juga memberi efek positif membuat rambut jadi lebih mudah diatur. Pengaplikasian bahan-bahan alami pun cenderung mudah. Untuk tahapan-tahapannya, sebaiknya ketika rambut yang telah dibasahi dilap dengan handuk(dalam kondisi agak basah), bahan-bahan yang ingin digunakan segera dioleskan, lalu biarkan selama sehari semalam, dan kemudian dibilas dengan menggunakan shampoo yang disesuaikan dengan kulit kepala. “Khusus untuk rambut dan kulit kepala berminyak, diperbolehkan menggunakan berbagai jenis shampo, namun sebaiknya rambut dan kulit kepala yang berminyak jangan menggunakan shampoo untuk kulit kering, karena akan menyebabkan penambahan kadar minyak di kulit kepala serta membuat rambut menjadi lepek,” paparnya.
Bahan Alami.
Sebenarnya apa-apa saja bahan alami yang bisa digunakan itu dan seperti apa khasiat serta cara penggunaannya, bisa Anda simak.
1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa yang digunakan untuk pembersihan ketombe adalah VCO (virgin coconut oil). VCO memiliki kandungan asam laurat yang tinggi yang mudah diserap oleh tubuh. Pada kulit kepala, VCO mampu memperbaiki regenerasi sel sel rambut. Umumnya, treatment dengan VCO menggunakan VCO spa rambut yang sudah berbentuk krim. Sebelum dilakukan treatment rambut dikeramas terlebih dahulu baru di creambath dengan cocona hair spa yang mengandung VCO. Kemudian dilakukan pemijatan dengan VCO. Biarkan meresap dalam kulit kepala. “Pembersihan dilakukan selama 20-30 menit, kemudian dibilas. Pemberian VCo akan memberikan efek yang lembut pada kulit, sehingga penggunaan kondisi oner tidak diperlukan lagi,” tutur Indriajani Tjiptakusuma, terapis dan Business Development Director Life Tree Spa..
Treatment pembersihan ketombe dengan menggunakan VCO tidak memberikan efek samping dan bias dilakukan dirumah karena krim untuk creambath dan hairspanya juga sudah dijual di klinik-klinik kecantikan. Asyiknya, satu kali penggunaan saja sudah menampakkan hasil. Cocona hair spa sendiri bias diperoleh dengan harga Rp. 60 ribu per 200 gr dan VCD seharga Rp 79 ribu per 30 ml.
dr. Tjut Nurul menyarankan penggunaan treatment minyak kelapa ini sebaiknya diterapkan pada mereka yang memiliki kulit kepala kering. “Penggunaan pada kulit kepala yang berminyak malah akan membuat rambut menjadi lepek dan sangat berminyak,” tuturnya.
Lebih lanjut dokter yang menjadi rujukan penelitian berbagai produk kecantikan sebelum dipasarkan ini mengatakan, jika penggunaan minyak kelapa bias juga diaplikasikan dalam bentuk cem-ceman baik untuk rambut kering atau untuk kulit kepala yang kering. “Untuk kulit kepala yang kering, maka minyak kelapa digunakan di kulit kepala. Sedangkan rambut yang kering, gunakan minyak kelapa di batang rambut. Karena ada kondisi tertentu dimana seseorang memiliki jenis rambut kering dengan kulit kepala yang berminyak. Untuk kondisi terkombinasi seperti ini maka batang rambutnya saja yang diolesi minyak kelapa, dan hal ini juga berlaku untuk sebaliknya,” ulas dr. Tjut Nurul. Treatment dengan menggunakan minyak kelapa dapat digunakan 2 atau 3 kali dalam seminggu. “Sementara untuk kulit yang tidak terlalu kering, penggunaan minyak kelapa hanyalan 1 minggu sekali,” kata dr. Tjut Nurul.
2. Cuka Apel
Cuka apel banyak memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kulit kepala, seperti kandungan Vitamin A dan C yang berfungsi sebagai antioksidan serta potassium sebagai penguat akar rambut sehingga mengurangi kerontokan. Dengan kandungan seperti itu rambut indah, halus dan tebal, bias didapatkan. Untuk hasil yang baik pembersihan ketombe dengan menggunakan cuka apel sebaiknya dibarengi dengan menggali inner beauty lewat pembukaan aura.
Adapun tahapan-tahapan penggunaan cuka apel untuk rambut berketombe adalah rambut dibersihkan dengan air kemudian diberi cuka apel sambil dipijat-pijat. Diamkan selama kurang lebih 20 menit sampai cuka apel meresap ke dalam kulit kepala. Setelah itu bilas lagi dengan air bersih setelah itu menggunakan shampo yang sesuai.
“Untuk pembersihan kulit kepala, sebaiknya setiap keramas digunakan cuka apel karena baik bagi kulit kepala,” kata Ismanto. Menurutnya, meski bersifat asam, tapi asam yang dihasilkan berbeda dengan asam cuka makan. Asam yang dihasilkan sangat cocok untuk mengimbangkan pH yang ada di kepala. Selanjutnya, lakukan perawatan rambut dengan cuka apel sebaiknya dilakukan maksimal 3 kali dalam seminggu minimal dua kali smeinggu. Perawatan ini relatif tidak menimbulkan efek samping karena bersifat alami. “Bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan usia,” tegas Ismanto. Di Avicenna, treatment penghilangan ketombe dengan cuka apel, menghabiskan biaya Rp 250 ribu tanpa cuka apel. Cuka apel dibeli terpisah dengan harga Rp 60 ribu untuk botol besar.
3. Shampo Merang
Merang yang berasal dari tangkai butir padi dipercaya efektif juga mengatasi ketombe. Menurut Ning Hermanto, Herbalis dari PT Mahkotadewa Indonesia padi mengandung protein, lemak, kalsium, fosfat dan Vitamin B. seperti tanaman yang lain, bila buah dan bulirnya berkhasiat, maka tangkainya juga bermanfaat. Penggunaan merang untuk mengatasi ketombe dicampur dengan pegagan. “Daun pegagansendiri adalah herbal yang sangat bagus untuk revitalisasi sel yang rusak dan bagus sebagai vitamin otak dan menghaluskan kulit, mencampurkan merang dan ekstrak daun pegagan akan membantu mengatasi keluhan di bagisn kulit kepala melalui pori-pori,” tutur Ning.
Untuk membuat ramuan shampo merang diperlukan satu genggam merang dan 25 gr daun pegagan. Adapun cara pembuatannya adalah merang dibakar lalu direndam dengan air dan hancurkan dengan cara meremas dan diamkan selama satu malam. Daun pegagan dihaluskan dan campurkan dengan air merang lalu saring. Gunakan airnya untuk keramas tanpa menggunakan shampo lagi. Shampo ini digunakan sehari sekali selama seminggu. Agar hasilnya maksimal kombinasikan penggunaannya dengan minyak herbal yang terdiri dari VCO dan ekstrak tanaman obat yang terdiri dari sambiloto, pegagan, angelica (seledri jepang) yang memiliki kandungan antibiotic tinggi. Di Mahkotadewa minyak herbal ini bias dibeli dengan harga Rp 20 ribu.
Ramuan Ketombe.
Ramuan ketombe yang terdiri dari 100ml santan kelapa yang kental, 50 ml air jeruk parut, 50 ml air nanas, 3 lembar daun pandan yang sudah dipotong dan dihaluskan dengan blender plus 7 lembar daun mangkokan bias digunakan untuk membasmi ketombe.
Semua bahan ramuan dicampur lalu diaduk hingga merata. Diamkan selama satu jam, lalu gunakan mengolesi kulit kepala yang berkemtombe lalu diamkan saja dan pijit-pijit kepala dengan jari tangan. Tutup dengan handuk hangat setelah satu jam dan diamkan. Setelah itu keramas dengan shampo herbal tergantung jenis rambutnya. Terapi ini sebaiknya dilakukan selama seminggu. “Hasil akan lebih maksimal jika penggunaannya ditambah dengan minyak herbal yang di beli di Mahkotadewa,” ujar Ning Hermanto.
Yuni Syamsiah. Fitri, Sheilla, Reni Fitrina.
Disadur dari Tabloid Info Kecantikan, Edisi 14-Th. IV(10-23 Maret 2010)
Ketidakseimbangan akan berpengaruh buruk pada ibu dan janin
Hormon adalah substansi atau zat yang dihasilkan berbagai kelenjar dalam tubuh dan beredar dalam darah. Diibaratkan, hormon itu sebagai penghantar perintah yang akan menuju ke organ sasaran tertentu agar organ tersebut berfungsi. Nah, pada kehamilan, tentu yang jadi organ sasarannya adalah organ-organ reproduksi.
Pada awal proses kehamilan, hormon estrogen (hormon kelamin kewanitaan yang mengatur perkembangan dan menjaga ciri-ciri kewanitaan) serta hormon progesteron akan mengatur proses persiapan kehamilan pada rahim ibu. Estrogen yang dihasilkan oleh indung telur ibu akan memancing sel sperma dari pasangannya untuk masuk ke rahim. Ketika sel telur dan sel sperma bertemu di dekat ujung saluran telur, terjadilah pembuahan. Setelah pembuahan, estrogen bertugas langsung merangsang perkembangan rahim. Semakin lama dinding rahim akan menebal. Selanjutnya, hasil konsepsi tersebut menempel pada dinding rahim.
Dari hasil konsepsi tersebut, korion (lapisan paling luar yang menyelubungi janin) akan mengeluarkan hormon kehamilan yaitu human Chorionic Gonado- tropin (hCG). Kadar hormon hCG inilah yang dapat terdeteksi (tertasah) pada awal-awal kehamilan, apakah seorang ibu tersebut hamil atau tidak. Jika kadar hCG-nya tinggi, berarti lbu tersebut hamil. Hormon ini akan meningkat sepanjang awal kehamilan, namun setelah 2-3 bulan kemudian akan statis dan menghilang begitu melahirkan. Hormon hCG akan mempertahankan korpus luteum (massa sel besar yang berkembang dari sisa kantung telur yang sudah pecah di indung telur). Korpus luteum ini mengeluarkan progesteron yang akan mempertahankan kehamilan. Ibaratnya, progesteron ini adalah pupuknya. Bila pupuknya kurang di awal kehamilan, maka tumbuhannya kurang subur, bahkan mati. Begitu juga kehamilan, bisa terjadi keguguran.
Selain adanya hormon kehamilan, peningkatan hormon progesteron di awal kehamilan akan membuat kerja usus melambat sehingga ibu mudah kembung, dinding lambung mengendur dan asam lambung meningkat. Pengaruh inilah yang membuat ibu hamil sering mengalami mual-muntah pada awal kehamilan. Ditambah lagi dengan darah yang agak mengental membuat transportasi darah atau oksigen ke otak berkurang sehingga ibu mudah pusing. Hormon progesteron dari korpus luteum akan terus diproduksi sampai usia kehamilan sekitar 14 minggu. Setelah usia itu, plasenta mulai terbentuk dan sejak itu tugas produksi hormon pun diambil alih plasenta. Plasenta menghasilkan beberapa hormon seperti estrogen, progesteron, testosteron, termasuk hCG, sampai akhir kehamilan.
Go top > Back
(Liputan Tabloid Mingguan nakita, No. 414/TH. VIII/10 Maret 2007),
Narasumber: Prof. Dr. dr. T.Z. Jacoeb, SpOG (K)
|
www.sammarie.com created by SamMarie IT Dept. | Copyright © 2010 sammarie.com | All Rights Reserved.