Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  1. Tips Merawat Gigi

    Gigi sehat adalah gigi yang bersih tanpa lubang. Maka rawatlah gigi secara baik dan teratur, kalau ada gigi yang berlubang, segera periksa ke dokter gigi.

    Tips Merawat Gigi

    • Sikat gigi dengan baik dan teratur minimal dua kali sehari, pagi sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.
    • Menyikat gigi dengan gerakan vertikal dari arah gusi ke ujung gigi. Bagian luar, dalam dan permukaan gigi harus disikat dengan teliti,  tidak usah terlalu keras, tapi mantap. Gusi juga harus tersikat agar sisa-sisa makanan yang ada di leher gigi hilang
    • Gunakan pasta gigi yang mengandung Flour untuk menguatkan lapisan (email) gigi.
    • Pilih sikat gigi dengan bulu sikat yang tidak terlalu keras/lembek/ jarang. Jarak ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagian gigi yang tidak tersikat.
    • Sebisa mungkin kurangi makanan/jajanan yang manis dan lengket misalnya coklat, dodol. Juga minuman seperti teh, kopi, minuman  ringan (coca-cola dsbnya), serta rokok yang dapat menyebabkan warna gigi jadi kusam, kecoklat-coklatan. Segera berkumur atau    sikat gigi sesudah makan/minum tersebut.
    • Rajinlah secara teratur memeriksakan gigi ke dokter gigi, minimal enam bulan sekali.
    • "Dengan gigi sehat dan bersih senyum Anda akan lebih menawan"

  2. Q & A Pregnancy

     

    Alergi Dingin dan Debu saat hamil

    Dok, saya alergi dingin dan debu. Saat ini saya sedang hamil 4 bulan. Hampir setiap pagi saya bersin-bersin, dan pilek di siang hari. Apakah ini berbahaya bagi janin yang saya kandung. Adakah yang bisa saya lakukan? Bolehkah saya minum obat pilek? Fitri – Bekasi

    Jawab:

    Tidak berbahaya bagi janin. Dari cerita ibu yang alergi dari cuaca atau udara, maka sebaiknya kalau malam tidur pakai selimut atau baju hangat dan matikan AC apabila ibu pakai AC. Jika ibu alergi debu, hindari benda-benda yang bisa menimbulkan debu. Obat pilek tidak perlu tetapi minumlah vitamin C.

     

    Kapan bisa hamil lagi?

    Dokter yang baik, seminggu yang lalu saya habis dikuret, karena kandungan saya yang baru berusia dua bulan mengalami flek. Dokter kandungan saya memutuskan untuk menguretnya. Saya ingin sekali segera menimang buah hati. Apakah setelah kuret ini saya bisa segera hamil lagi? Atau harus menunggu berapa lama? Mengapa? Nida - Jakarta

    Jawab:

    Kenapa pada waktu itu harus dikuret dan kondisi janin bagaimana sampai harus dikuret? Jadi sebaiknya dicari penyebabnya dahulu kenapa pada waktu itu ibu harus dikuret sebelum ibu hamil lagi.

     

    Kontrasepsi aman

    Dok, saya baru saja menikah. Namun ingin menunda momongan. Mungkin dua tahun ke depan. Amankah bagi kandungan saya jika saya ber-KB dahulu? Kontrasepsi apa yang cocok buat saya? Terimakasih. Mira - Jakarta

    Jawab:

    Seseorang yang sudah menikah sebaiknya segera hamil, tetapi bila ingin menunda kehamilan, tunda dengan cara aman, misal: pantang berkala, senggama putus, KB kondom dan pil dengan kandungan hormone rendah. Jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

     

    Disadur dari Majalah 9month bulan Februari 2008


  3. Preeklampsia

    Saat ini saya sedang hamil anak kedua, tapi saya khawatir dengan tekanan darah saya. Sebab, saat hamil anak pertama tekanan darah saya mencapai 170 pada saat kehamilan di minggu ke-32. Karena kondisi tersebut, akhirnya dokter memutuskan untuk segera melakukan operasi caesar. Yang ingin saya tanyakan, adakah cara untuk mencegahnya? soalnya saya takut akan mengalami hal serupa. Sekedar informasi, berat badan saya juga sangat besar dok?
    Paramitha

    Jawab:
    Ibu, pada kehamilan pertama tampaknya ibu menderita "keracunan kehamilan" (preeklampsia berat atau PEB). Proses terjadi preeklampsia berat ini sering dimulai sejak hamil muda. Oleh karena itu untuk kehamilan kedua ini, ibu harus konsultasi lebih intensif dengan dokter yang merawat ibu dan beritahukan kepada dokter tentang adanya riwayat PEB. Sehingga dapat dilakukan antisipasi seperti pemeriksaan laboratorium, USG dan pemberian obat-obatan yang diperlukan agar PEB tidak terulang lagi. Bila perlu, ibu konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan konsultan fetomaternal.


    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  4. Pengaruh Depresi Terhadap Janin

    Alhamdulillah sekarang usia kehamilan saya berjalan 5 bulan. Namun selama hamil, saya menderita depresi yang cukup hebat. Sering merasa cemas, gelisah, 'menangis, jantung berdebar kuat, dan stress. Apakah yang saya alami ini wajar dan disebabkan pengaruh hormon kehamilan? Saya takut membahayakan janin yang ada di dalam kandungan?
    Okta - Bekasi

    Jawab:
    Selamat atas kehamilan Anda, kehamilan adalah suatu anugrah yang harus disyukuri. Berbagai gejala yang tidak biasa sering "menemani" kehamilan. Gejala-gejala yang menganggu tersebut sebaiknya dilaporkan pada dokter yang merawat kehamilan Anda untuk dicari penyebabnya.
    Bila Anda tidak memiliki kekelainan fisik atau organ tubuh yang menyebabkan seperti kelainan jantung dan tekanan darah, berarti gejala tersebut adalah gejala psikomatis kehamilan yang dapat disebabkan oleh hormon kehamilan.
    Gejala yang Anda alami tersebut sebaiknya Anda atasi sendiri dengan berusaha menikmati kahamilan ini. Bila perlu konsultasikan kepada dokter Psikiatri (ahli penyakit jiwa). Karena depresi dan stress berkepanjangan tentu dapat mempengaruhi pertumbuhan janin Anda.

    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  5. Sakit Kepala Ternyata Bermacam-macam jenisnya!

    Umumnya sakit kepala dianggap remeh oleh sebagian besar. Namun jangan salah, ada juga sakit kepala yang berbahaya atau disebabkan oleh beberapa faktor pemicu. Apa jenis sakit kepala yang sering Anda derita dan apa saja penyebabnya ?


    Kebiasaan ngemil memang sulit dihilangkan dari kehidupan Sinta (33 tahun). Parahnya lagi, jika sudah tak sempat memilah atau stok camilannya sedang kosong, apapun bisa ia sambar. Siang itu berhubung tak ada camilan, snack ringan berbentuk bola-bola kecil yang kadang dikonsumsi anak-anak jadi sasarannya. Saat mengkonsumsinya sih asyik-asyik saja. Tapi tak berapa lama kemudian, kepalanya mulai berdenyut disertai rasa mual pada perutnya. "Wah kenapa yaaa...," tuturnya.

    Kepala berdenyut alias pusing, sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Bahkan mereka pun menganggapnya enteng saja. Cukup beli obat di warung maka selesailah. Padahal tak sesederhana itu lho.... Sakit kepala banyak jenisnya. Ada yang mudah penanganannya dan ada juga yang perlu diwaspadai. Penasaran, apa yang ada di balik sakit kepala...?

    Secara umum sakit kepala terbagi dua yaitu sakit kepala primer yang tidak diketahui penyebabnya dan sakit kepala sekunder yang jelas-jelas diketahui penyebabnya. "Beberapa sakit kepala yang sering kita hadapi bisa jadi masuk kategori sakit kepala primer ataupun sekunder.," ujar dr. Imelda Rosalyn Sianipar dari RS SamMarie, Jakarta Selatan. Sebenarnya tulang tengkorak dan otak dimana sakit kepala berada tidaklah memiliki sensor nyeri. Yang ada di situ adalah pembuluh darah dan otot. Sensor pada pembuluh darah dan otot inilah yang membuat kita kemudian merasakan rasa nyeri. "Pada sensor tersebut terjadi inflamasi," tegas dr. Imelda.

    Rasa tidak nyaman akibat sakit kepala ini kadang-kadang membuat orang menjadi tidak berdaya. Sebagai langkah awal, orang awam akan meminum obat penghilang anti nyeri yang ringan (analgesik) atau berbaring sejenak diruangan yang tenang. "Namun itu tidak akan menyembuhkan, hanya menghilangkan rasa sakit saja," tutur dr. Imelda. Namun adakalanya inipun tak akan menolong jika sakit kepala Anda memang dipicu oleh suatu hal.

    Sakit kepala Primer. Jika selama ini Anda sering mendengar istilah migren, sakit kepala karena ketegangan otot atau sakit kepala campuran dari keduanya, maka itu masuk dalam kategori sakit kepala primer.

    Pada migren, umumnya sakit kepala akan terjadi secara berulang. Misalnya Anda mengalami sakit kepala yang berulang dalam 1-2 bulan terakhir. Tak sekedar sakit kepala tapi juga disertai rasa mual saat serangan terjadi. Aura yang terjadi bisa berupa berkurangnya penciuman, kaburnya pandangan, dan lain-lain. Migren bisa terjadi karena adanya aliran darah yang berlebih di daerah kepala sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah dan

    mengakibatkan rasa nyeri. Umumnya migren tidak berhubungan dengan penyakit lain. Adanya zat pemicu dapat menimbulkan terjadinya migren. Faktor keturunan juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Pada mereka yang sering terkena migren biasanya memiliki salah satu keluarga dekat yang juga mengalami gangguan sama. "Untuk meredakan migren harus dikonsultasikan dengan dokter, karena pengobatan migren bisa berpengaruh kepada hipertensi, jantung dan lain-lain," ungkap dr. Imelda.

    Sakit kepala yang terjadi akibat adanya ketegangan otot bisa terjadi karena adanya penyempitan pada otot-otot bagian kepala dan leher yang menyebabkan rasa berat di leher bagian belakang. Penderita merasa kepalanya berat. Stres dan kegelisahan sangat erat sebagai penyebab timbulnya sakit kepala jenis ini. Untuk menghilangkannya dapat dilakukan dengan jalan mengompres bagian otot yang tegang dengan air dingin maupun dengan air hangat. "Pemijatan ringan juga bisa memberikan efek baik bagi mereka yang terserang sakit kepala tipe ini," ujar dr. Imelda. Sakit kepala jenis ini paling hanya berlangsung sekitar setengah sampai satu jam saja. Namun pada beberapa kasus sakit kepala lewat ketegangan otot ini bisa berlangsung berhari-hari.

    Sementara sakit kepala campuran dari kedua sakit kepala di atas umumnya akan terasa lebih nyeri. Rasa sakit ini akan bertumpu pada salah satu mata. Biasanya sakit kepala ini terjadi beberapa jam saja setelah penderita terlelap tidur. Gejalanya bisa berupa keluarnya air mata dari kelopak mata atau ingus dari hidung. "Meski sakit kepala ini sangat nyeri, namun hal itu cukup jarang terjadi," tukas dr. Imelda.

    Sakit Kepala Sekunder. Sakit kepala sekunder biasanya terjadi memang karena ada penyebabnya. Penyebabnya tentu bermacam-macam, misalnya: cedera yang terjadi di kepala, adanya infeksi di kepala, tumor, kelainan metabolisme ataupun infeksi akibat adanya suatu luka. "Sakit kepala karena suatu sebab sudah pasti harus diwaspadai karena bisa saja mengakibatkan nyeri yang hebat atau terjadi berulang-ulang, oleh karenanya tidak bisa dibiarkan begitu saja," tukas dr. Imelda. Jika penyebabnya sudah dihilangkan maka otomatis sakit kepala yang menyertainya akan lenyap.

    Dari semua jenis sakit kepala ini jangan kemudian dianggap enteng. Jika Anda sudah minum obat pereda sakit namun tetap tidak berkurang; jika sakit kepalanya disertai demam, kaku pada otot leher, dan timbulnya aura bahkan sakit kepala itu terjadi berulang-ulang dan semakin berat, segeralah Anda pergi ke dokter!

     

    Obat Alami yang Bisa Atasi Sakit Kepala Ringan

    Gunakan kapsul sambiloto dan kapsul ciplukan dengan dosis

    3 x 1 kapsul setiap harinya. Jika Anda penderita maag, maka sebaiknya obat ini dikomsumsi 2 jam setelah makan. Terapi ini sebaiknya dilakukan selama 15 hari.

    Untuk mencegah agar tidak kambuh kembali, Anda bisa mengkonsumsi wedang jahe dengan resep sebagai berikut:

    • Ambil satu ruas jahe segar, bakar dan pukul-pukul hingga pipih
    • Masukkan dalam 400 cc air rebusan
    • Rebus hingga mendidih dan tinggal separuhnya saja
    • Tambahkan madu atau gula batu dan minum selagi hangat.

    Wedang jahe ini dikomsumsi 2 kali sehari pada pagi dan malam menjelang tidur

    (sumber: Klinik Ixora Herbal)

     

    Pencegahan Sakit Kepala

    Mereka yang bergaya hidup sehat relative lebih jarang terserang sakit kepala dibandingkan yang berpola hidup salah. Apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mencegah serangan sakit kepala.

    • Hindari makanan-makanan yang mengandung zat pencetus sakit kepala, seperti: MSG (Vetsin), keju, produk-produk olahan berbahan pengawet, kacang-kacangan, garam dan lain-lain.
    • Gunakan otot secara dinamis.
    • Usahakan untuk tidak selalu berada pada satu posisi agar tidak terjadi ketegangan otot. Jika sampai terjadi lakukan massage ringan atau kompres untuk meredakan ketegangan otot.
    • Biasakanlah mengkonsumsi makanan sehat. Hindari makanan olahan yang berbahan pengawet.
    • Ubahlah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti tidak mengkonsumsi alcohol, rajin berolahraga, mengurangi begadang, tidak menunda waktu makan, tidak terlalu banyak tidur ataupun kurang tidur, dan lain-lain.
    • Beristirahatlah dengan cukup dan olahraga dengan teratur.
    • Jika sakit kepala Anda berlanjut segera hubungi dokter karena ditakutkan ada penyakit yang Anda idap.

     

    Disadur dari Tabloid Info Kecantikan edisi 17/TH I/30 April - 3 Mei 2007


  6. Testosterone Therapy - Restore the Man within

    Siapa bilang defisiensi hormon testosteron hanya ditandai dengan kurangnya dorongan seksual? Daya tahan fisik menurun, lemas, sering men­gantuk, penurunan prestasi, sering marah hingga kenikma­tan hidup berkurang merupa­kan indikasi terkikisnya jumlah hormon yang banyak diprod­uksi pria. Jika Anda ingin ‘kesempurnaan hidup’ kembali, terapi testosteron bisa men­jadi metode aman yang dapat dipilih.

    Lumrah saja, jika Anda, sebagai kaum Adam takut akan mengalami Testosterone Deficiency Syndrome (TDS) atau defisiensi testosteron. Pasalnya, testosteron sangat penting fungsinya bagi pria, baik pada masa janin, muda hingga dewasa.

    Seperti yang diungkapkan salah seorang androlog, dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd. “Hormon ini sangat penting karena itu merupakan hormon khusus pria. Hormon tersebut sebenarnya sudah ada pada anak kecil, hanya saja rendah sekali volumenya dan diproduksi oleh kelenjar suprarenal yang terletak di ginjal. Nantinya produk­si kelenjar ini akan menurun, dan fungsi suprarenal digantikan oleh testis.”


    Pada usia anak-anak, kurangnya hormon testosteron tidaklah berpen­garuh sehingga tidak perlu penanganan khusus. Berbeda dengan orang dewasa, di mana hormon testosteron sangat diperlukan, dan mencapai puncaknya sekitar umur 30–40 tahun.

    Seiring berjalannya waktu dan makin bertambahnya usia, keberadaan testosteron itu sangat banyak pengar­uhnya, bukan sekedar berkaitan dengan seksual keinginan libido tetapi juga mencegah kropos tulang, peningkatan energi, peningkatan fungsi kognitif, mencegah penurunan iritabilitas dan depresi.

    Biasanya, penurunan hormon testosteron ini dipicu dari pola makan dan gaya hidup hidup yang salah. Hal ini telah dialami oleh Tyo. Pria yang bekerja di sebuah biro iklan ternama di Jakarta ini sama sekali tidak mengira bahwa dirinya mengalami penurunan hormon testosteron.

    Maklum saja, selama ini ia sudah menjalankan pola hidup yang baik. Tubuhnya saja atletis, tegap, dan berdada bidang. Setiap minggunya, pria berumur 31 tahun ini tidak pernah lupa meluangkan waktunya untuk pergi ke gym. Namun anehnya, ia mengaku bahwa sudah satu tahun ini mengalami kelesuan gairah seksual.

    Akibatnya, sang istri, Angel, pun kerap protes dan mempertanyakannya. Tidak ingin mengecewakan wanita can­tik yang telah ia nikahi selama 4 tahun, Tyo pun memutuskan untuk melakukan uji klinis. Hasilnya, Tyo dinyatakan men­galami TDS. Dokter yang menangani pria berkulit putih ini pun menyarankan agar ia melakukan terapi testosteron.

    Melihat pengalaman yang dia­lami Tyo, dr. Indra mengungkapkan, memang ada beberapa kasus yang memperlihatkan seorang pria yang telah menerapkan pola gaya hidup bagus, sehingga fisiknya baik dan sehat, namun tetap mengalami masalah testoteron. Ia menjelaskan bahwa hal ini dapat terjadi akibat fungsi testis yang bermasalah, sehingga mengurangi produksi testosteron pada testis-nya. “Biasanya, hal itu akibat adanya infeksi, dan paling sering adalah infeksi Orchitis yang merupakan pembengkakan pada testis,” jelasnya.

    Mengingat penurunan hormon testosteron ini disebabkan oleh ber­bagai macam hal, terapi testosteron tidak bisa dilakukan tanpa dilakukan­nya uji klinis terlebih dahulu. Hal ini ditegaskan oleh dr. Indra, “Sebelum dilakukan pemberian hormon, pasien harus melalui pemeriksaan karena tidak bisa diraba-raba. Harus diingat bahwa pemberian testosteron ini juga ada efek sampingnya.”

    Aktivitas seks semula hanya dilakukan seminggu sekali yang dapat di upgrade hingga 3 sampai 4 kali dalam satu minggu merupakan efek positif yang dapat diperoleh setelah melaku­kan terapi testosteron. Namun, jika terapi dilakukan secara asal-asalan, ada dampak negatif yang dapat memba­hayakan, yaitu bisa menimbulkan gejala prostat.

    “Ini kalau pemberiannya dilakukan secara berlebihan. Sebenarnya, kalau­pun sudah menurun karena berumur, maka itu sebenarnya tidak perlu ditam­bah. Efek berikutnya, karena sifatnya anabolik, maka ia akan memicu gula darah. Oleh karenanya, bagi pengidap sakit gula, harus hati-hati kecuali kalau gula darahnya terkontrol,” tutur dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd lagi.

    Penurunan testosteron, dapatkah terlihat tandanya?

    Pria makin berumur, kemampuan seksnya pun akan menurun. Perut bun­cit, otot kendur, dan gejala andropause merupakan semua gejala yang disebab­kan penurunan testosteron.

    Untuk mencegahnya, selain makan yang baik dan sehat, lalu apa lagi?

    Hormon testosteron dapat berkurang disebabkan dari trauma suhu, trauma tekanan, atau trauma infeksi. Untuk itulah kita wajib men­jaganya, agar kelenjar tidak menurun fungsinya. Namun yang perlu diingat, berkurangnya hormon karena proses bertambahnya usia memang tidak bisa dicegah. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat.

    Bagaimana dengan terapi, apakah sangat berpengaruh untuk memper­lambat?

    Terapi itu sangat membantu. Sebe­narnya yang dipermasalahkan bukan harus ditambah, terlebih pada pria usia 60 tahun. Sangatlah tidak mungkin untuk memberikan testosteron pada pria 60 tahun agar usianya bisa kem­bali seperti 30 – 40 tahun. Terapi ini hanya berfungsi untuk memperlambat atau mencegah penurunan yang lebih cepat. Inilah salah satu alasan sekarang ini untuk pemberian testosteron pada orang-orang yang sudah berumur den­gan istilah aging male.

    Terapi itu sendiri sebaiknya dilaku­kan seberapa sering dan seberapa lama?

    Tergantung obatnya. Ada pembe­rian obat yang dilakukan setiap hari. Cuma masalahnya, kalau obat makan itu, lambung tidak bisa menyerapnya secara utuh. Lalu dipikirkan bagaimana kalau diberi suntikan agar tidak melalui lambung. Kalau ditanya mana yang lebih baik, suntikan atau obat makan, harus uji klinis terlebih dahulu untuk mengetahui kadar hormonnya. Namun memang lebih baik suntikan. Orang yang menyerap hormon secara oral itu tergolong orang yang ragu-ragu dan memang tidak periksa hormonnya, sehingga merasa ingin menambah saja, tidak tolak ukur. Sedangkan pemberian suntikan, bisa dilakukan 3 – 4 kali da­lam setahun, misalnya setelah melalui pemeriksaan medis.

    Setelah pemberian hormon, apakah langsung terasa reaksinya?

    Tergantung bagaimana posisi orang itu saat diberikan. Ini bukan pengoba­tan instan, melainkan melalui proses yang memakan waktu bisa sampai enam minggu barulah terlihat efeknya. Tapi, ada juga kasus di mana dalam waktu 3 – 4 jam sudah bereaksi. Satu hal lagi yang perlu diingat, makin ban­yak orang mengonsumsi karbohidrat dan lemak maka akan naik hormon SHBG yang sebenarnya berbanding terbalik dengan testosteron. Kalau pada seseorang berusia makin tua dan testosteron-nya makin menurun, maka SHBG makin naik. Sedangkan pada anak muda, saat terjadi penumpukan karbohidrat dan lemak, maka SHBG menurun, dan itu mengikat hormon testosteron.

    Mereka yang usia di bawah 40 tahun, apa mungkin mengalami masalah penurunan hormon testos­teron, dan apa penyebabnya?

    Bisa jadi. Efek kegemukan me­mang bisa mengikat, tetapi organ untuk mengeluarkan testosteron-nya tidak berkurang. Hanya saja, karena penuh lemak dan karbohidrat tadi, testosteran yang aktif diikat sehingga fungsinya berkurang. Artinya, tubuh­nya itu sebenarnya kekurangan testos­teron. Dalam tubuh itu ada dua jenis testosteron bebas yang berguna mem­perbaiki otot, libido, mempertahakan ejakulasi/ereksi. Sehingga kalau ter­ikat, maka fungsinya berkurang.

    Untuk wanita sendiri, seberapa penting testosteron?

    Bisa mencegah keropos tulang. Pada dosis rendah bisa meningkatkan libido. Tetapi harus hati-hati, kebanya­kan testosteron itu bisa menyebabkan maskulinisasi karena testosteron selain mematangkan sperma, membesarkan testis, menyebabkan tumbuhnya jeng­got dan bulu-bulu pada tubuh. Karena itu, otot pria dan wanita sangat ber­beda dan itu akibat fungsi testosteron.

    Di Indonesia sendiri, sudah banyak­kah yang melakukan terapi testos­teron?

    Sudah banyak. Begini, hormon itu saling meregulasi. Kalau kurang pemahaman mengenai hormon itu, maka kita juga memberinya setengah-setengah. Fungsi produksi testosteron di testis itu juga tergantung hormon di otak. Jadi kalau testosteron di tu­buh itu sudah banyak, maka dia akan dikomando oleh otak untuk ditekan produksinya. Justru kalau kelebihan testosteron itu bisa menekan produksi sperma.

     

    Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd

    TESTOSTERON: Mempertahankan Kejantanan

    Bagi pria dewasa, berkurangnya hormon testosteron bisa menjadi momok yang menakutkan dan patut dihindari. Untung­nya, saat ini telah ada sejumlah terapi testosteron yang mampu mengembalikan fungsi dari hormon terpenting bagi kaum pria tersebut. Meski begitu, bukan berarti terapi ini dapat dilakukan sesuai kehendak Anda. Berikut penjelasan lengkap dari Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd, yang berhasil ditemui MEasia di sela-sela prakteknya di Klinik SamMarie, Jl. Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

     

    Disadur dari majalah ME atau measiaonline.com


  7. Kualitas sperma, Pistol Oke Peluru Belum Tentu

    Aldi tercenung membaca lembaran hasil pemeriksaan laboratorium yang dipegangnya. Di situ tertera kadar spermatozoa nol. Kesimpulannya, Aldi manduI. "Tidak mungkin, tidak mungkin," ucap pria berusia 38 tahun ini sambil menggeleng-gelengkan kepala. la merasa tidak punya masalah seksual. hubungan intim dengan istri hampir selalu berjalan mulus. Malah bila bicara soal urusan seksual, Aldi bisa berbangga karena ia memang jagoan di atas ranjang. " Jadi, bagaimana mungkin aku mandul?" aldi masih tak percaya.



    Menurut dr. Indra G. Mansur, DHES, Sp.And, pakar andologi dan Imunoreproduksi dari Klinik Fertilitas dan Menoandropause Sam Marie, tidak sedikit pria seperti Aldi, yang mengira keperkasaan identik dengan kesuburan. Padahal sekalipun berkaitan, keduanya merupakan hal yang sangat berbeda. Yang satu terkait fungsi seksual dan yang lain berhubungan dengan fungsi reproduksi. Ringkasnya lelaki yang bisa melakukan hubungan seksual, tidak otomatis bisa pula membuahi pasangannya.

    Ada syarat wajib yang mesti dipenuhi agar bisa menghamili sang istri. Selain mampu melakukan hubungan seksual secara normal, suami harus pula mampu mengeluarkan bibit yang berpotensi membuahi sel telur. Bibit ini dinamakan spermatozoa atau sering disebut dengan istilah ‘sperma’ saja. Kualitas dan kuantitas sperma inilah yang menjadi penentu utama seorang dikatakan pria subur atau tidak.

    Pistol dan Peluru

    Indra memberikan ilustrasi, kaitan antara kemampuan seksual dan keberadaan sperma ibarat hubungan pistol dan peluru. Dalam hal ini yang menjadi peluru adalah sperma. Peluru tidak akan mampu mencapai sasaran bila pistol yang digunakan tidak punya daya yang kuat untuk menembakkannya. Sebaliknya, pistol yang canggih sekalipun tidak akan mampu menaklukkan musuh bila tidak ada peluru berkualitas bagus yang ditembakkan, misalnya peluru karet. Apalagi jika pistol tersebut malah tidak punya peluru sama sekali.

    lIustrasi di atas menggambarkan kemampaun seksual dan kesuburan menjadi dua hal yang saling mendukung untuk mewujudkan suatu pembuahan alamiah yang terjadi melalui hubungan intim.

    Dalam membahas kesuburan pria, fokus kita terarah pada masalah sperma. Sudah digariskan oleh Sang Pencipta bahwa sperma merupakan unsur terpenting yang memungkinkan pria bisa menjadi seorang ayah.

     

    Artinya, bila ‘pistol’ tidak bekerja dengan baik dan pembuahan alami tidak bisa dilakukan, kehamilan masih bisa diupayakan selama sperma masih ada. Teknologi kedokteran yang bisa membantu masalah ini dikenal de ngan istilah bayi tabung. Bila pria yang tidak memiliki kandungan sperma pada cairan maninya disebut mengalami kasus azoospermatozoa. Bahasa awamnya tidak punya 'bibit'.

    (Liputan Majalah Human Health Tahun V - No. 04 - April 2006),  Narasumber: dr. Indra G. Mansur, DHES, SpAnd


  8. Agar tak sulit tidur, Buang pikiran yang mengganjal, lalu apa lagi?

    Masalah sulit tidur malam, bersifat individual tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena si ibu memang sudah terbiasa dengan pola tidur larut malam yang hanya makan waktu tidur sedikit saja, ada juga yang sulit tidur karena sesuatu yang mengganjal dalam pikiran.

     


    Bagi ibu hamil yang memang sudah kebiasaan tidur larut malam, tak lantas jadi keharusan untuk tidur dengan waktu lebih banyak semasa hamilnya. Boleh saja kebiasaan tersebut berlanjut, namun harus memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatannya. Caranya dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menghindari hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuhnya, semisal sudah tidurnya larut malam dan merokok pula.

    Selain karena kebiasaan, sulit tidur yang dialami ibu hamil umumnya paling sering terjadi pada trimester satu dan tiga. Karena pada masa-masa itu, ibu sedang melakukan penyesuaian terhadap proses kehamilannya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan dan pikiran tak nyaman yang akhirnya mempengaruhi tidurnya. Sementara trimester dua ibu sydah dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialaminya sehingga tak terlalu bermasalah.

    Secara umum, kondisi kondisi kurang tidur memang bisa mengganggu kesehatan fisik dan psikis. Ibu jadi mudah lelah, lemas, terasa pegal-pegal badannya, tak bersemangat, konsentrasi berkurang, tidak mood melakukan sesuatu, mudah marah atau emosional, uring-uringan dan lainnya. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, akan mempengaruhi staminanya dan ibu hamil akan mudah sakit.

    Padahal, ibu hamil memerlukan waktu istirahat yang cukup, yaitu tidur 8 jam seperti umumnya. Bila waktu tidur tercukupi, maka ibu hamil akan merasa segar tanpa merasa terbebani keluhan-keluhan seperti, mual, pegal, dan lainnya.

     

    BILA IBU HAMIL MIMPI BURUK

    Kapan biasanya ibu hamil mimpi buruk? Tak bisa diperkirakan waktunya. Sama halnya seperti sulit tidur, mimpi buruk pun bersifat individual. Tak semua ibu hamil mengalami mimpi buruk. Jika pun ibu hamil mimpi buruk, misalnya mengalami proses melahirkan yang mengerikan atau melihat bayi berwajah menakutkan, dan lainnya, pada dasarnya itu karena masalah psikis. Ibu merasa khawatir atau takut dengan kehamilan yang dijalani atau proses persalinan yang akan dihadapinya.

    Jika di waktu malam ibu terbangun karena mimpi buruk, tenangkan dengan minum segelas air putih. Lakukan olah nafas dengan teratur. Alihkan perhatian dan pikiran pada hal-hal lain yang menyenangkan yang akan ditemui dan dilakukan esok harinya. Berdoa dan jangan diingat-ingat kembali mimpi yang baru dialami.

     

    Narasumber : dr. Deradjat M. Sastrawikarta, SpOG
    dari            : SamMarie Family Healthcare
    oleh           : Dedeh Kurniasih

    Disadur dari Tabloid Nakita No. 405/Th. VIII/6 Januari 2007


  9. Minyak Kelapa dan Cuka Apel Ampuh Usir Ketombe

    Ketombe memang menjengkelkan. Sudah menimbulkan gatal, penampilan rambut seindah apapun jadi rusak. Sejumlah cara ditawarkan untuk mengatasi si putih bandel ini. Tapi tak sedikit juga bahan alami seperti minyak kelapa dan cuka apel yang mampu mengusir ketombe hingga tuntas. Cocok untuk segala umur dan mudah diaplikasikan. Seberapa ampuh atasi ketombe?

     


    Setiap perempuan pasti mendamba memiliki rambut indah. Ada kalanya mahkota wanita itu mengalami masalah yang serius. Salah satu yang sering terjadi adalah gangguan kulit kepala berupa ketombe. Meski terlihat sepele, masalah ketombe jangan dianggap enteng. Salah-salah dianggap remeh, kerontokan rambut yang dahsyat bisa terjadi bahkan bukan tidak mungkin menimbulkan kebotakan.

     

    Sebenarnya menurut Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, SpKK (K), dokter spesialis kulit dan kelamin dari RSCM / Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI dan praktek di SamMarie Family Healthcare, ketombe adalah kulit lepas yang jumlahnya lebih banyak dari biasanya. “Secara normal, kulit selalu mengalami pengelupasan, tetapi dalam jumlah yang lebih dari biasanya pengelupasan ini akan menjadi ketombe di kulit kepala, “ungkap dr. Tjut Nurul menjelaskan.

     

    Ismanto dari Avicenna Theraphy center (ATC), menjelaskan terjadinya ketombe. “Bagian kulit kepala yang bernama kornium digantikan oleh lapisan malpigi. Kulit kepala juga memiliki lebih banyak kelenjar lemak dan keringatnya, hingga menghasilkan minyak dalam jumlah berlebih. Kondisi inilah yang membuat rambut menjadi lepek dan akhirnya berketombe,” imbuh Ismanto.

     

    Banyak factor yang bias memicu timbulnya ketombe. Secara eksternal, ketombe disebabkan adanya infeksi oleh jamur khas di kepala (Pytisporum ovale) yang dalam kondisi tidak seimbang memicu percepatan pelepasan kulit kepala. “Jamur ini berasal dari lingkungan sekitar kita, seperti tanah, tumbuhan, binatang, bahkan manusia di sekitar kita yang juga berketombe,” imbuh dr. Tjut Nurul.

     

    Udara dan suhu yang lembab memicu jamur ketombe tumbuh subur. Kandungan PH yang tidak seimbang karena pola yang memicu kulit kepala bersifat asam seperti fast food, juga memicu munculnya ketombe. “Selain itu penyakit autoimun, tipe kulit yang kering, jarang keramas, stress, pengelupasan yang tidak dibersihkan akan menimbulkan ketombe. Usia yang semakin lanjut dengan konsekwensi pigmendan metabolisma yang kurang bagus juga memicu munculnya ketombe,” ujar Ismanto.

    Secara umum, pengelupasan kulit kepala yang normal terjadi sebulan sekali. Namun kasus di Indonesia pemicu timbulnya ketombe yang terbanyak karena kurang seimbangnya asam basa dalam tubuh.

     

    Picu Rambut Rontok dan Botak. Pengelupasan yang terjadi pada kulit kepala akan ikut mengangkat potasium yang ada di dalam rambut. Artinya, jika masalah ketombe diabaikan maka kerontokan rambut akan terjadi. “Rontoknya rambut ini disebabkan oleh adanya peradangan di dalam kulit kepala akibat jumlah ketombe yang terlalu banyak pada epidermis sehingga kulit kepala pun akan menjadi merah dan bahkan bias timbul rasa sakit, “ kata dr. Tjut Nurul. Jika tetap tidak dihiraukan maka bukan tidak mungkin kebotakan akan terjadi. “Dalam satu kondisi yang akut, ketombe bias menyebabkan luka pada kulit kepala,” imbuhnya.

     

    Kebersihan kulit kepala jadi kunci untuk mencegah timbulnya ketombe. Ketahuilah terlebih dulu jenis kepala Anda supaya dengan tepat menentukan jenis shampoo yang bila digunakan. Pada kulit kepala yang cenderung berminyak, partikel debu, bakteri dan jamur lebih mudah terikat sehingga sangat potensi menyebabkan ketombe. “Bagi mereka yang kulit kepalanya berminyak disarankan lebih intens dalam melakukan pembersihan kulit kepalanya,” saran dr. Tjut Nurul.

     

    Ismanto manilai keramas seminggu maksimal tiga kali atau optimal seminggu dua kali sebenarnya cukup untuk mereka yang mamiliki kulit kepala normal. “Tapi pada mereka yang berkulit kepala berminyak, frekuensi keramas memang harus lebih sering,” timpalnya.

     

    Sebagai langkah pencegahan shampoo yang mengandung selenium sulfide dan zincpirition dengan pH 5-6,mampu menetralisir pergantian kulit kepala agar tidak terlalu cepat serta aktif melumpuhkan jamur dan dapat membuat kondisi kepala menjadi normal kembali. “Dengan penggunaan secara intens shampoo atau treatment yang mengandung kedua jenis zat diatas dengan pH yang normal untuk kulit kepala kita (5-6), maka jamur yang sudah dilumpuhkanlama kelamaan akan mati. Untuk kulit kepala yang kering sebaiknya menggunakan shampoo yang tidak berbusa, karena bisa bersifat basa,” ulas dr. Tjut Nurul.

     

    Sejumlah bahan alami juga diklaim dan terbukti berkhasiat untuk mencegah si putih yang menjengkelkan ini. Secara umum bahan-bahan ini juga memberi efek positif membuat rambut jadi lebih mudah diatur. Pengaplikasian bahan-bahan alami pun cenderung mudah. Untuk tahapan-tahapannya, sebaiknya ketika rambut yang telah dibasahi dilap dengan handuk(dalam kondisi agak basah), bahan-bahan yang ingin digunakan segera dioleskan, lalu biarkan selama sehari semalam, dan kemudian dibilas dengan menggunakan shampoo yang disesuaikan dengan kulit kepala. “Khusus untuk rambut dan kulit kepala berminyak, diperbolehkan menggunakan berbagai jenis shampo, namun sebaiknya rambut dan kulit kepala yang berminyak jangan menggunakan shampoo untuk kulit kering, karena akan menyebabkan penambahan kadar minyak di kulit kepala serta membuat rambut menjadi lepek,” paparnya.

    Bahan Alami.

    Sebenarnya apa-apa saja bahan alami yang bisa digunakan itu dan seperti apa khasiat serta cara penggunaannya, bisa Anda simak.

     

    1. Minyak Kelapa

    Minyak kelapa yang digunakan untuk pembersihan ketombe adalah VCO (virgin coconut oil). VCO memiliki kandungan asam laurat yang tinggi yang mudah diserap oleh tubuh. Pada kulit kepala, VCO mampu memperbaiki regenerasi sel sel rambut. Umumnya, treatment dengan VCO menggunakan VCO spa rambut yang sudah berbentuk krim. Sebelum dilakukan treatment rambut dikeramas terlebih dahulu baru di creambath dengan cocona hair spa yang mengandung VCO. Kemudian dilakukan pemijatan dengan VCO. Biarkan meresap dalam kulit kepala. “Pembersihan dilakukan selama 20-30 menit, kemudian dibilas. Pemberian VCo akan memberikan efek yang lembut pada kulit, sehingga penggunaan kondisi oner tidak diperlukan lagi,” tutur Indriajani Tjiptakusuma, terapis dan Business Development Director Life Tree Spa..

     

    Treatment pembersihan ketombe dengan menggunakan VCO tidak memberikan efek samping dan bias dilakukan dirumah karena krim untuk  creambath dan hairspanya juga sudah dijual di klinik-klinik kecantikan. Asyiknya, satu kali penggunaan saja sudah menampakkan hasil. Cocona hair spa sendiri bias diperoleh dengan harga Rp. 60 ribu per 200 gr dan VCD seharga Rp 79 ribu per 30 ml.

     

    dr. Tjut Nurul menyarankan penggunaan treatment minyak kelapa ini sebaiknya diterapkan pada mereka yang memiliki kulit kepala kering. “Penggunaan pada kulit kepala yang berminyak malah akan membuat rambut menjadi lepek  dan sangat berminyak,” tuturnya.

     

    Lebih lanjut dokter yang menjadi rujukan penelitian berbagai produk kecantikan sebelum dipasarkan ini mengatakan, jika penggunaan minyak kelapa bias juga diaplikasikan dalam bentuk cem-ceman baik untuk rambut kering atau untuk kulit kepala yang kering. “Untuk kulit kepala yang kering, maka minyak kelapa digunakan di kulit kepala. Sedangkan rambut yang kering, gunakan minyak kelapa di batang rambut. Karena ada kondisi tertentu dimana seseorang memiliki jenis rambut kering dengan kulit kepala yang berminyak. Untuk kondisi terkombinasi seperti ini maka batang rambutnya saja yang diolesi minyak kelapa, dan hal ini juga berlaku untuk sebaliknya,” ulas dr. Tjut Nurul. Treatment dengan menggunakan minyak kelapa dapat digunakan 2 atau 3 kali dalam seminggu. “Sementara untuk kulit yang tidak terlalu kering, penggunaan minyak kelapa hanyalan 1 minggu sekali,” kata dr. Tjut Nurul.

     

    2. Cuka Apel

    Cuka apel banyak memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kulit kepala, seperti kandungan Vitamin A dan C yang berfungsi sebagai antioksidan serta potassium sebagai penguat akar rambut sehingga mengurangi kerontokan. Dengan kandungan seperti itu rambut indah, halus dan tebal, bias didapatkan. Untuk hasil yang baik pembersihan ketombe dengan menggunakan cuka apel sebaiknya dibarengi dengan menggali inner beauty lewat pembukaan aura.

     

    Adapun tahapan-tahapan penggunaan cuka apel untuk rambut berketombe adalah  rambut dibersihkan dengan air kemudian diberi cuka apel sambil dipijat-pijat. Diamkan selama kurang lebih 20 menit sampai cuka apel meresap ke dalam kulit kepala. Setelah itu bilas lagi dengan air bersih setelah itu menggunakan shampo yang sesuai.

     

    “Untuk pembersihan kulit kepala, sebaiknya setiap keramas digunakan cuka apel karena baik bagi kulit kepala,” kata Ismanto. Menurutnya, meski bersifat asam, tapi asam yang dihasilkan berbeda dengan asam cuka makan. Asam yang dihasilkan sangat cocok untuk mengimbangkan pH yang ada di kepala. Selanjutnya, lakukan perawatan rambut dengan cuka apel sebaiknya dilakukan maksimal 3 kali dalam seminggu minimal dua kali smeinggu. Perawatan ini relatif tidak menimbulkan efek samping karena bersifat alami. “Bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan usia,” tegas Ismanto. Di Avicenna, treatment penghilangan ketombe dengan cuka apel, menghabiskan biaya Rp 250 ribu tanpa cuka apel. Cuka apel dibeli terpisah dengan harga Rp 60 ribu untuk botol besar.

     

    3. Shampo Merang

    Merang yang berasal dari tangkai butir padi dipercaya efektif juga mengatasi ketombe. Menurut Ning Hermanto, Herbalis dari PT Mahkotadewa Indonesia padi mengandung protein, lemak, kalsium, fosfat dan Vitamin B. seperti tanaman yang lain, bila buah dan bulirnya berkhasiat, maka tangkainya juga bermanfaat. Penggunaan merang untuk mengatasi ketombe dicampur dengan pegagan. “Daun pegagansendiri adalah herbal yang sangat bagus untuk revitalisasi sel yang rusak dan bagus sebagai vitamin otak dan menghaluskan kulit, mencampurkan merang dan ekstrak daun pegagan akan membantu mengatasi keluhan di bagisn kulit kepala melalui pori-pori,” tutur Ning.

     

    Untuk membuat ramuan shampo merang diperlukan satu genggam merang dan 25 gr daun pegagan. Adapun cara pembuatannya adalah merang dibakar lalu direndam dengan air dan hancurkan dengan cara meremas dan diamkan selama satu malam. Daun pegagan dihaluskan dan campurkan dengan air merang lalu saring. Gunakan airnya untuk keramas tanpa menggunakan shampo lagi. Shampo ini digunakan sehari sekali selama seminggu. Agar hasilnya maksimal kombinasikan penggunaannya dengan minyak herbal yang terdiri dari VCO dan ekstrak tanaman obat yang terdiri dari sambiloto, pegagan, angelica (seledri jepang) yang memiliki kandungan antibiotic tinggi. Di Mahkotadewa minyak herbal ini bias dibeli dengan harga Rp 20 ribu.

     

    Ramuan Ketombe.

    Ramuan ketombe yang terdiri dari 100ml santan kelapa yang kental, 50 ml air jeruk parut, 50 ml air nanas, 3 lembar daun pandan yang sudah dipotong dan dihaluskan dengan blender plus 7 lembar daun mangkokan bias digunakan untuk membasmi ketombe.

    Semua bahan ramuan dicampur lalu diaduk hingga merata. Diamkan selama satu jam, lalu gunakan mengolesi kulit kepala yang berkemtombe lalu diamkan saja dan pijit-pijit kepala dengan jari tangan. Tutup dengan handuk hangat setelah satu jam dan diamkan. Setelah itu keramas dengan shampo herbal tergantung jenis rambutnya. Terapi ini sebaiknya dilakukan selama seminggu. “Hasil akan lebih maksimal jika penggunaannya ditambah dengan minyak herbal yang di beli di Mahkotadewa,” ujar Ning Hermanto.

     

    Yuni Syamsiah. Fitri, Sheilla, Reni Fitrina.
    Disadur dari Tabloid Info Kecantikan, Edisi 14-Th. IV(10-23 Maret 2010)


  10. Imunisasi Lekosit Suami Harapan Baru Pasangan Infertil

    Terapi ini memberi harapan baru bagi pasangan yang sulit punya momongan.

    Niken dan Dodi telah menikah 6 tahun. Namun, buah hati yang diharapkan tak kunjung datang. Padahal, dokter menyatakan tak ada masalah dengan kondisi dan fungsi organ reproduksi mereka.

    Suatu hari, mereka disarankan untuk menjalani terapi Imunisasi Lekosit Suami (ILS). Ternyata, upaya mereka berhasil. Seperti apakah terapi ILS itu?


     

    MELALUI LEKOSIT SUAMI

    "Imunisasi Lekosit Suami atau Paternal leucocytc Immunization adalah salah satu alternatif imu-noterapi. Maksudnya pengobatan,, melalui komponen imun yang ada di dalam tubuh. Untuk ILS, yang digunakan adalah sel tubuh, yakni lekosit atau sel darah putih, se-hingga ILS ini disebut juga terapi selular," ujar dr. H. Indra G. Mansur. DHES, Sp.And, dari Klinik Fertilitas & Menoandropause SamMarie Family Healthcare, Jakarta.

    la melanjutkan. "Dalam kasus infertilitas, terapi ILS bisa menjadi alternatif bagi pasangan suami-istri yang ingin mempunyai anak. Terapi ini dapat digunakan untuk menetralisir antibodi pada istri. Mengapa demikian? Karena, si istri diketahui memiliki antibodi antispermatozoa, atau antibodi terhadap paparan sperma, yang terlalu tinggi dalam cairan rahimnya, sehingga menolak sperma. Menolak di sini berarti sperma tidak bisa membuahi. Ini memang kasus abnor¬mal. Namun, antibodi antispermatozoa itu tidak akan terpicu jika si wanita belum pernah ada paparan dari sperma."

    Nah, terapi ILS adalah salah satu jalan kelu¬ar agar tubuh istri tidak menolak sperma suami. "Ya, pada terapi ini, sel darah putih suami itulah yang digunakan untuk 'membujuk' tubuh Istri, agar mengenali dan menerima sperma," sambung dr. Indra, yang mengambil spesialis imunologi di Universitas Paris 7, Paris, Prancis tahun 1989-1995 ini.

     

    BERTAHAP

    Jika pasangan suami istri yang infertil ingin menjalani terapi ILS, mereka harus menjalani serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Pertama, dilakukan pemeriksaan dengan meng¬ambil darah istri. Tujuannya, untuk melihat anti¬bodi di serum darahnya. Kemudian, serum darah itu direaksikan dengan sperma suaminya untuk mengetahui apakah isiri memiliki antibodi anti spermatozoa atau tidak.

    Kedua, dokter akan melihat kualitas sperma suami, yaitu bagus atau tidak. Misalnya, bentuk¬nya menggumpal atau tidak. Ketiga, kondisi suami harus sehat atau tidak sedang dalam kea¬daan sakit.

    Nah, setelah semuanya oke, sel darah suami dibawa ke laboratorium untuk dipisahkan antara sel darah merah dan sel darah putihnya. Kemudian, sel darah putih itu disuntikkan (di bawah kulit bukan di pembuluh darah) kepada istri. Pemberian 115 ini minimal diberikan 3 kali dengan jarak 3-4 minggu. Evaluasi dilakukan 2 minggu setelah ILS ketiga.

     

    BEDA DENGAN ALERGI SPERMA

    Jadi kesimpulannya, terapi ILS ini berfungsi menekan antibodi antispermatozoa istri agar tidak terlalu tinggi - ke kadar normal - melalui pemberian lekosit suami. Dengan demikian, diha¬rapkan tubuh istri bisa menerima sperma suami.

    Lekosit suami itu bisa menurunkan kadar antibodi antispermatozoa istri sampai 95%. Hal ini lebih spesifik, karena terapi ILS hanya menu¬runkan antibodi terhadap sperma si suami, bukan menurunkan sistem imun tubuh secara keselu¬ruhan. Seperti yang dituturkan dr. Indra, Kasus ini beda dengan alergi sperma. Kalau alergi sperma itu tidak spesifik. Artinya, bagian tubuh mana pun dari wanita yang terkena sperma akan timbul reaksi alergi.

    Lalu, berapa banyak kasus wanila yang menderita antibodi antispermatozoa? "Pasangan infertil, atau pasangan usia subur yang tidak punya anak. di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 15%. Dari jumlah tersebut, 25%-nya ada¬lah masalah imunologis termasuk kasus antibodi sperma ini," ujar dr. Indra.

     

    ANTIBODI ANTISPERMATOZOA, APAKAH ITU?

    Pada dasarnya, setiap manusia pasti punya antibodi untuk menangkal benda asing (antigen) yang masuk ke dalam tubuh, dan itu tergantung dari potensi yang ada pada tubuhnya. Jadi, jika tubuh seseorang cukup sehat (gizinya cukup), berarti orang tersebut mempunyai faktor yang siap meno¬lak setiap benda asing yang masuk ke dalam tubuhnya.

    Dalam kasus penolakan sperma ini, antibodi si istri terhadap sperma terlalu tinggi. Akibatnya, sperma akan bersifat sebagai benda asing di dalam organ kandungan, sehingga tubuh si istri akan menolaknya.

    Dr. Indra menganalogikan kondisi ini seperti seorang lelaki asing yang datang ke rumah seorang wanita. Reaksi si wanita pertama pasti ada penolakan. Minimal, si wanita itu akan bertanya-tanya, siapa yang datang itu? Jika reaksi penolakan si wanita kuat, bisa-bisa tamu asing itu diusir. Nah, begitulah sperma yang masuk dalam kandungan istri yang mengalami antibodi anti spermatozoa.

     

    LANJUT TERUS SETELAH HAMIL

    Bila Anda melakukan terapi ILS, maka dianjurkan terapi ini dilanjutkan meskipun telah hamil. Karena, ada kemungkinan timbul penolakan terhadap janin yang bisa menyebabkan keguguran. Kok bisa? Pada tubuh wanita yang bersangkutan, sperma maupun janin akan dianggap sebagai benda asing yang kehadirannya bisa ditolak.

    Perlu Anda tahu, pada keadaan normal, begitu seorang wanita hamil, tubuhnya otomatis akan membentuk antibodi penghambat untuk melindungi janin, terutama pada 12 minggu pertama (trimester pertama). Namun, pada kondisi tertentu, pembentukan antibodi penghambat bisa sangat rendah, sehingga tubuh menolak kehadiran janin yang akibatnya terjadi keguguran (bisa) berulang, kasus blighted ovum (kehamilan kosong), atau hambatan perkembangan janin.

     

    (Disadur dari majalah Ayahbunda)


Share on facebook

PostHeaderIcon Menghilangkan Jerawat Batu

KONSULTAN KECANTIKAN:

dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, SpKK (K)
Departemen Ilmu Kesehatan dan Kelamin FKUI/RSUPN dr. Cipto Mangunkusuma, dan Klinik SamMarie Wijaya Jakarta


Pertanyaan:

Saya memiliki jerawat batu di sekitar mata. Bagaimana menghilangkannya karena cukup mengganggu penampilan? Kemudian apakah benar kalau jerawat batu itu disebabkan oleh sisa kosmetik?

Arinta, Kelapa Gading

Jawab:

 

Memang benar, timbulnya jerawat batu disebabkan oleh kosmetik yang pembersihannya tidak bersih. Terutama di daerah mata yang kulitnya sangat halus, sehingga kosmetik-kosmetik itu tertahan dikelenjar pilosebasea. Perlu diketahui, di dalam kulit terdapat banyak kelenjar, yang akan mengeluarkan produk ke permukaan melalui saluran kelenjar. Kelenjar yang membuat jerawat disebut kelenjar sebum, dan keluar melalui saluran pilosebasea tadi. Nah, saluran pilosebasea ini dapat menangkap partikel-partikel kosmetik, dan kemudian menyumbat di situ, yang menjadi jerawat batu. Jika tersumbat, baik kelenjar minyak maupun kelenjar keringat akan sulit mengeluarkan isinya.Tetapi, tidak boleh dilupakan juga ada penyakit pembesaran atau hiperplasi yaitu pertumbuhan yang berlebihan dari kelenjar keringat. Jika seseorang baru bangun tidur, pembesaran ini tidak terlihat, dan kulit terlihat licin-licin saja. Tetapi jika sudah terkena panas matahari maka timbul beruntusan seperti jerawat batu di sekitar mata.

Sekarang penyembuhannya, sumbatan tersebut harus di buka untuk menghilangkan komedo (istilah kedokteran untuk jerawat batu). Untuk membuka sumbatan itu banyak cara yang bisa dilakukan. Pertama cara mekanik, yang kerap disebut orang ekstraksi komedo atau mengeluarkan komedo. Cara lainnya dengan menggunakan obat-obatan tretinoin yang fungsinya tak hanya mempermuda kulit karena membentuk kolagen baru, tetapi juga bisa untuk membuka sumbatan-sumbatan di kulit. Tetapi untuk pemakaiannya musti hati-hati karena daerah sekitar mata itu sensitif, sehingga mudah iritasi.

(Liputan Tabloid Info kecantikan, Edisi 10, Tahun I, 22 Jan - 04 Feb 2007), Narasumber: dr. Tjut Alam Jacoeb, SpKK (K)

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 22 Juli 2010 14:20 )

site hit counter