Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  1. Pentingnya Menjaga Keseimbangan Hormon

    Ketidakseimbangan akan berpengaruh buruk pada ibu dan janin

    Hormon adalah substansi atau zat yang dihasilkan berbagai kelenjar dalam tubuh dan beredar dalam darah. Diibaratkan, hormon itu sebagai penghantar perintah yang akan menuju ke organ sasaran tertentu agar organ tersebut berfungsi. Nah, pada kehamilan, tentu yang jadi organ sasarannya adalah organ-organ reproduksi.


    Pada awal proses kehamilan, hormon estrogen (hormon kelamin kewanitaan yang mengatur perkembangan dan menjaga ciri-ciri kewanitaan) serta hormon progesteron akan mengatur proses persiapan kehamilan pada rahim ibu. Estrogen yang dihasilkan oleh indung telur ibu akan memancing sel sperma dari pasangannya untuk masuk ke rahim. Ketika sel telur dan sel sperma bertemu di dekat ujung saluran telur, terjadilah pembuahan. Setelah pembuahan, estrogen bertugas langsung merangsang perkembangan rahim. Semakin lama dinding rahim akan menebal. Selanjutnya, hasil konsepsi tersebut menempel pada dinding rahim.

    Dari hasil konsepsi tersebut, korion (lapisan paling luar yang menyelubungi janin) akan mengeluarkan hormon kehamilan yaitu human Chorionic Gonado- tropin (hCG). Kadar hormon hCG inilah yang dapat terdeteksi (tertasah) pada awal-awal kehamilan, apakah seorang ibu tersebut hamil atau tidak. Jika kadar hCG-nya tinggi, berarti lbu tersebut hamil. Hormon ini akan meningkat sepanjang awal kehamilan, namun setelah 2-3 bulan kemudian akan statis dan menghilang begitu melahirkan. Hormon hCG akan mempertahankan korpus luteum (massa sel besar yang berkembang dari sisa kantung telur yang sudah pecah di indung telur). Korpus luteum ini mengeluarkan progesteron yang akan mempertahankan kehamilan. Ibaratnya, progesteron ini adalah pupuknya. Bila pupuknya kurang di awal kehamilan, maka tumbuhannya kurang subur, bahkan mati. Begitu juga kehamilan, bisa terjadi keguguran.

    Selain adanya hormon kehamilan, peningkatan hormon progesteron di awal kehamilan akan membuat kerja usus melambat sehingga ibu mudah kembung, dinding lambung mengendur dan asam lambung meningkat. Pengaruh inilah yang membuat ibu hamil sering  mengalami mual-muntah pada awal kehamilan. Ditambah lagi dengan darah yang agak mengental membuat transportasi darah atau oksigen ke otak berkurang sehingga ibu mudah pusing. Hormon progesteron dari korpus luteum akan terus diproduksi sampai usia kehamilan sekitar 14 minggu. Setelah usia itu, plasenta mulai terbentuk dan sejak itu tugas produksi hormon pun diambil alih plasenta. Plasenta menghasilkan beberapa hormon seperti estrogen, progesteron, testosteron, termasuk hCG, sampai akhir kehamilan.
    Go top   >   Back    

    (Liputan Tabloid Mingguan nakita, No. 414/TH. VIII/10 Maret 2007),
    Narasumber: Prof. Dr. dr. T.Z. Jacoeb, SpOG (K)


  2. Susu Biasa vs Susu Khusus Ibu Hamil

    "Susu biasa vs susu khusus ibu hamil"
    Mana yang paling pas porsinya?

    Susu umumnya mengandung sumber kalori yang berasal dari lemak, protein dan karbohidrat serta berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin A, D3, E, K, C, B, asam folat, kalsium, zat besi, yodium, selenium, seng, dan lain-lain. Sumber kalori dan zat nutrisi tersebut dibutuhkan oleh ibu dan juga janin karena ibu yang tengah berbadan dua membutuhkan ekstrakalori sekitar 300 Kkal dibanding keadaan tidak hamil.



    Lantaran itu, baik bila ibu hamil mengonsumsi susu. Soal pilihan susu, tentu berada di tangan ibu. Susu khusus ibu hamil bisa dijadikan altematif selama ibu cocok dengan susu tersebut dan tidak mengalami mual, sembelit atau diare. Komposisi susu khusus ibu hamil umumnya memang sudah disesuaikan dengan kebutuhan kehamilan. Misal, jumlah kalorinya lebih tinggi ketimbang susu "biasa", yakni l50 -l78 Kkal per saji sehingga bila diminum 2x sehari maka kebutuhan kalori tambahan ibu hamil vang sebesar 300 Kkal bisa dipenuhi. Namun perlu diketahui, kandungan protein dan zat besinya yang juga tinggi membuat beberapa ibu hamil mengalami mual, sembelit atau diare.

    Lalu bagaimana? Kalau memang tidak cocok bisa dicoba susu "biasa" yang banyak dijual di pasaran. Untuk susu cair pilih susu yang telah dipasteurisasi (sterilized) , bukan susu sapi segar yang belum diproses karena berisiko terkontaminasi kuman. selain itu, berhubung pada susu “biasa" komposisi vitamin dan mineral seperti asam folat, zat besi, kalsium dan lainnya- hanya dalam takaran normal (bukan untuk ibu hamil) ibu dianjurkan mencukupi kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan mengkonsumsi suplemen. Akan bijak bila hal ini ibu konsultasikan terlebih dulu pada dokter kandungan.

    Sesuaikan dengan kebutuhan

    Soal porsi minum susu tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ibu hamil. Bila komposisi susunya sudah pas, (sesuai yang dibutuhkan ibu hamil) dan ibu hamil tersebut tidak dalam keadaan defisiensi (kekurangan zat gizi tertentu, misalnya defisiensi asam folat atau zat besi), maka ibu hamil bisa minum susu sesuai saran pemberian yaitu 2 kali sehari.

    Ibu hamil yang mendapat suplemen dari dokter dapat memilih susu biasa. Atau kalau pun mau mengonsumsi susu khusus ibu hamil kurangi porsi dari yang disarankan. Contoh, yang seharusnya 2 kali sehari cukup diminum satu kali sehari saja. Lantaran itulah, penting bagi ibu hamil untuk membaca kandungan nutrisi pada kemasan dengan cermat, untuk dihitung takarannya; apakah cukup, kurang atau berlebih, bila tanpa atau dengan suplemen vitamin yang diberikan dokter.

    Tetap boleh

    Bagaimana dengan ibu hamil yang memiliki “kasus“ seperti obesitas atau yang menderita diabetes? Kabar baiknya mereka tetap boleh mengkonsumsi susu. Namun tentu ada hal-hal yang mesti diperhatikan. Berikut diantaranya;

     

    • Untuk ibu hamil penderita diabetes, perhatikan jumlah kalori yang tekandung dalam susu. Untuk itu baik bila ibu mengkonsultasikan hal ini pada ahli gizi. Umumnya, jumlah kalori dan jenis makanan (termasuk susu) yang boleh dikonsumsi akan dihitung berdasarkan berat badan ibu dan kadar gula darahnya.
    • Begitu pun dengan ibu yang mengalami obesitas tetap diperbolehkan minum susu dengan sekali sehari atau 2 kali sehari tergantung pada jumlah kalori yang sudah didapat dari makanan lain (kalau makanan yang lain sudah cukup banyak, susunya cukup satu kali saja). Susu yang baik untuk ibu hamil pas dengan obesitas adalah susu khusus ibu hamil yang tanpa penambahan lemak.
    • Bagi ibu hamil yang sulit makan dan mengalami mual-muntah, konsumsi susu dapat membantu jumlah asupan kalori yang dibutuhkan. Tapi tentunya asupan tidak bisa 100% hanya dari susu saja. lbu tetap membutuhkan sumber makanan lain yang bervariasi dan seimbang. Jadi, minumlah susu hanya sesuai saran pemberian mengingat beberapa kandungan mineral termasuk zat besi pada susu khusus ibu hamil tinggi sehingga tidak baik bila dikonsumsi berlebihan.

    Yang tidak suka susu

    Bagi ibu hamil yang tidak suka/tidak bisa minum susu, tak perlu khawatir kekurangan gizi. Sebab kalori dan sumber nutrisi dari susu dapat digantikan makanan lain. Contoh, kalsium dapat dipenuhi dari sumber kalsium lain seperti keju, yugurt dan es krim. Bisa juga dengan mengkonsumsi ikan-ikanan atau suplemen kalsium. Begitu pun kecukupan vitamin dan mineral dari susu dapat diperoleh dari suplemen vitamin dan makanan, seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, daging, ikan, serta buah-buahan.

    Hanya perlu diingat, kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi akan berpengaruh kepada kehamilan dan pertumbuhan janin. Jadi, bisa dibilang konsumsi susu pada ibu hamil amat bermanfaat untuk memenuhi kecukupan gizi yang baik semasa kehamilan.

    (Dirangkum dari liputan Tabloid Mingguan nakita, No. 414/TH. VIII/10 Maret 2007), Konsultan Ahli: dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG


  3. Q & A Pregnancy

     

    Alergi Dingin dan Debu saat hamil

    Dok, saya alergi dingin dan debu. Saat ini saya sedang hamil 4 bulan. Hampir setiap pagi saya bersin-bersin, dan pilek di siang hari. Apakah ini berbahaya bagi janin yang saya kandung. Adakah yang bisa saya lakukan? Bolehkah saya minum obat pilek? Fitri – Bekasi

    Jawab:

    Tidak berbahaya bagi janin. Dari cerita ibu yang alergi dari cuaca atau udara, maka sebaiknya kalau malam tidur pakai selimut atau baju hangat dan matikan AC apabila ibu pakai AC. Jika ibu alergi debu, hindari benda-benda yang bisa menimbulkan debu. Obat pilek tidak perlu tetapi minumlah vitamin C.

     

    Kapan bisa hamil lagi?

    Dokter yang baik, seminggu yang lalu saya habis dikuret, karena kandungan saya yang baru berusia dua bulan mengalami flek. Dokter kandungan saya memutuskan untuk menguretnya. Saya ingin sekali segera menimang buah hati. Apakah setelah kuret ini saya bisa segera hamil lagi? Atau harus menunggu berapa lama? Mengapa? Nida - Jakarta

    Jawab:

    Kenapa pada waktu itu harus dikuret dan kondisi janin bagaimana sampai harus dikuret? Jadi sebaiknya dicari penyebabnya dahulu kenapa pada waktu itu ibu harus dikuret sebelum ibu hamil lagi.

     

    Kontrasepsi aman

    Dok, saya baru saja menikah. Namun ingin menunda momongan. Mungkin dua tahun ke depan. Amankah bagi kandungan saya jika saya ber-KB dahulu? Kontrasepsi apa yang cocok buat saya? Terimakasih. Mira - Jakarta

    Jawab:

    Seseorang yang sudah menikah sebaiknya segera hamil, tetapi bila ingin menunda kehamilan, tunda dengan cara aman, misal: pantang berkala, senggama putus, KB kondom dan pil dengan kandungan hormone rendah. Jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

     

    Disadur dari Majalah 9month bulan Februari 2008


  4. Sakit Kepala Ternyata Bermacam-macam jenisnya!

    Umumnya sakit kepala dianggap remeh oleh sebagian besar. Namun jangan salah, ada juga sakit kepala yang berbahaya atau disebabkan oleh beberapa faktor pemicu. Apa jenis sakit kepala yang sering Anda derita dan apa saja penyebabnya ?


    Kebiasaan ngemil memang sulit dihilangkan dari kehidupan Sinta (33 tahun). Parahnya lagi, jika sudah tak sempat memilah atau stok camilannya sedang kosong, apapun bisa ia sambar. Siang itu berhubung tak ada camilan, snack ringan berbentuk bola-bola kecil yang kadang dikonsumsi anak-anak jadi sasarannya. Saat mengkonsumsinya sih asyik-asyik saja. Tapi tak berapa lama kemudian, kepalanya mulai berdenyut disertai rasa mual pada perutnya. "Wah kenapa yaaa...," tuturnya.

    Kepala berdenyut alias pusing, sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Bahkan mereka pun menganggapnya enteng saja. Cukup beli obat di warung maka selesailah. Padahal tak sesederhana itu lho.... Sakit kepala banyak jenisnya. Ada yang mudah penanganannya dan ada juga yang perlu diwaspadai. Penasaran, apa yang ada di balik sakit kepala...?

    Secara umum sakit kepala terbagi dua yaitu sakit kepala primer yang tidak diketahui penyebabnya dan sakit kepala sekunder yang jelas-jelas diketahui penyebabnya. "Beberapa sakit kepala yang sering kita hadapi bisa jadi masuk kategori sakit kepala primer ataupun sekunder.," ujar dr. Imelda Rosalyn Sianipar dari RS SamMarie, Jakarta Selatan. Sebenarnya tulang tengkorak dan otak dimana sakit kepala berada tidaklah memiliki sensor nyeri. Yang ada di situ adalah pembuluh darah dan otot. Sensor pada pembuluh darah dan otot inilah yang membuat kita kemudian merasakan rasa nyeri. "Pada sensor tersebut terjadi inflamasi," tegas dr. Imelda.

    Rasa tidak nyaman akibat sakit kepala ini kadang-kadang membuat orang menjadi tidak berdaya. Sebagai langkah awal, orang awam akan meminum obat penghilang anti nyeri yang ringan (analgesik) atau berbaring sejenak diruangan yang tenang. "Namun itu tidak akan menyembuhkan, hanya menghilangkan rasa sakit saja," tutur dr. Imelda. Namun adakalanya inipun tak akan menolong jika sakit kepala Anda memang dipicu oleh suatu hal.

    Sakit kepala Primer. Jika selama ini Anda sering mendengar istilah migren, sakit kepala karena ketegangan otot atau sakit kepala campuran dari keduanya, maka itu masuk dalam kategori sakit kepala primer.

    Pada migren, umumnya sakit kepala akan terjadi secara berulang. Misalnya Anda mengalami sakit kepala yang berulang dalam 1-2 bulan terakhir. Tak sekedar sakit kepala tapi juga disertai rasa mual saat serangan terjadi. Aura yang terjadi bisa berupa berkurangnya penciuman, kaburnya pandangan, dan lain-lain. Migren bisa terjadi karena adanya aliran darah yang berlebih di daerah kepala sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah dan

    mengakibatkan rasa nyeri. Umumnya migren tidak berhubungan dengan penyakit lain. Adanya zat pemicu dapat menimbulkan terjadinya migren. Faktor keturunan juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Pada mereka yang sering terkena migren biasanya memiliki salah satu keluarga dekat yang juga mengalami gangguan sama. "Untuk meredakan migren harus dikonsultasikan dengan dokter, karena pengobatan migren bisa berpengaruh kepada hipertensi, jantung dan lain-lain," ungkap dr. Imelda.

    Sakit kepala yang terjadi akibat adanya ketegangan otot bisa terjadi karena adanya penyempitan pada otot-otot bagian kepala dan leher yang menyebabkan rasa berat di leher bagian belakang. Penderita merasa kepalanya berat. Stres dan kegelisahan sangat erat sebagai penyebab timbulnya sakit kepala jenis ini. Untuk menghilangkannya dapat dilakukan dengan jalan mengompres bagian otot yang tegang dengan air dingin maupun dengan air hangat. "Pemijatan ringan juga bisa memberikan efek baik bagi mereka yang terserang sakit kepala tipe ini," ujar dr. Imelda. Sakit kepala jenis ini paling hanya berlangsung sekitar setengah sampai satu jam saja. Namun pada beberapa kasus sakit kepala lewat ketegangan otot ini bisa berlangsung berhari-hari.

    Sementara sakit kepala campuran dari kedua sakit kepala di atas umumnya akan terasa lebih nyeri. Rasa sakit ini akan bertumpu pada salah satu mata. Biasanya sakit kepala ini terjadi beberapa jam saja setelah penderita terlelap tidur. Gejalanya bisa berupa keluarnya air mata dari kelopak mata atau ingus dari hidung. "Meski sakit kepala ini sangat nyeri, namun hal itu cukup jarang terjadi," tukas dr. Imelda.

    Sakit Kepala Sekunder. Sakit kepala sekunder biasanya terjadi memang karena ada penyebabnya. Penyebabnya tentu bermacam-macam, misalnya: cedera yang terjadi di kepala, adanya infeksi di kepala, tumor, kelainan metabolisme ataupun infeksi akibat adanya suatu luka. "Sakit kepala karena suatu sebab sudah pasti harus diwaspadai karena bisa saja mengakibatkan nyeri yang hebat atau terjadi berulang-ulang, oleh karenanya tidak bisa dibiarkan begitu saja," tukas dr. Imelda. Jika penyebabnya sudah dihilangkan maka otomatis sakit kepala yang menyertainya akan lenyap.

    Dari semua jenis sakit kepala ini jangan kemudian dianggap enteng. Jika Anda sudah minum obat pereda sakit namun tetap tidak berkurang; jika sakit kepalanya disertai demam, kaku pada otot leher, dan timbulnya aura bahkan sakit kepala itu terjadi berulang-ulang dan semakin berat, segeralah Anda pergi ke dokter!

     

    Obat Alami yang Bisa Atasi Sakit Kepala Ringan

    Gunakan kapsul sambiloto dan kapsul ciplukan dengan dosis

    3 x 1 kapsul setiap harinya. Jika Anda penderita maag, maka sebaiknya obat ini dikomsumsi 2 jam setelah makan. Terapi ini sebaiknya dilakukan selama 15 hari.

    Untuk mencegah agar tidak kambuh kembali, Anda bisa mengkonsumsi wedang jahe dengan resep sebagai berikut:

    • Ambil satu ruas jahe segar, bakar dan pukul-pukul hingga pipih
    • Masukkan dalam 400 cc air rebusan
    • Rebus hingga mendidih dan tinggal separuhnya saja
    • Tambahkan madu atau gula batu dan minum selagi hangat.

    Wedang jahe ini dikomsumsi 2 kali sehari pada pagi dan malam menjelang tidur

    (sumber: Klinik Ixora Herbal)

     

    Pencegahan Sakit Kepala

    Mereka yang bergaya hidup sehat relative lebih jarang terserang sakit kepala dibandingkan yang berpola hidup salah. Apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mencegah serangan sakit kepala.

    • Hindari makanan-makanan yang mengandung zat pencetus sakit kepala, seperti: MSG (Vetsin), keju, produk-produk olahan berbahan pengawet, kacang-kacangan, garam dan lain-lain.
    • Gunakan otot secara dinamis.
    • Usahakan untuk tidak selalu berada pada satu posisi agar tidak terjadi ketegangan otot. Jika sampai terjadi lakukan massage ringan atau kompres untuk meredakan ketegangan otot.
    • Biasakanlah mengkonsumsi makanan sehat. Hindari makanan olahan yang berbahan pengawet.
    • Ubahlah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti tidak mengkonsumsi alcohol, rajin berolahraga, mengurangi begadang, tidak menunda waktu makan, tidak terlalu banyak tidur ataupun kurang tidur, dan lain-lain.
    • Beristirahatlah dengan cukup dan olahraga dengan teratur.
    • Jika sakit kepala Anda berlanjut segera hubungi dokter karena ditakutkan ada penyakit yang Anda idap.

     

    Disadur dari Tabloid Info Kecantikan edisi 17/TH I/30 April - 3 Mei 2007


  5. Imunisasi Lekosit Suami Harapan Baru Pasangan Infertil

    Terapi ini memberi harapan baru bagi pasangan yang sulit punya momongan.

    Niken dan Dodi telah menikah 6 tahun. Namun, buah hati yang diharapkan tak kunjung datang. Padahal, dokter menyatakan tak ada masalah dengan kondisi dan fungsi organ reproduksi mereka.

    Suatu hari, mereka disarankan untuk menjalani terapi Imunisasi Lekosit Suami (ILS). Ternyata, upaya mereka berhasil. Seperti apakah terapi ILS itu?


     

    MELALUI LEKOSIT SUAMI

    "Imunisasi Lekosit Suami atau Paternal leucocytc Immunization adalah salah satu alternatif imu-noterapi. Maksudnya pengobatan,, melalui komponen imun yang ada di dalam tubuh. Untuk ILS, yang digunakan adalah sel tubuh, yakni lekosit atau sel darah putih, se-hingga ILS ini disebut juga terapi selular," ujar dr. H. Indra G. Mansur. DHES, Sp.And, dari Klinik Fertilitas & Menoandropause SamMarie Family Healthcare, Jakarta.

    la melanjutkan. "Dalam kasus infertilitas, terapi ILS bisa menjadi alternatif bagi pasangan suami-istri yang ingin mempunyai anak. Terapi ini dapat digunakan untuk menetralisir antibodi pada istri. Mengapa demikian? Karena, si istri diketahui memiliki antibodi antispermatozoa, atau antibodi terhadap paparan sperma, yang terlalu tinggi dalam cairan rahimnya, sehingga menolak sperma. Menolak di sini berarti sperma tidak bisa membuahi. Ini memang kasus abnor¬mal. Namun, antibodi antispermatozoa itu tidak akan terpicu jika si wanita belum pernah ada paparan dari sperma."

    Nah, terapi ILS adalah salah satu jalan kelu¬ar agar tubuh istri tidak menolak sperma suami. "Ya, pada terapi ini, sel darah putih suami itulah yang digunakan untuk 'membujuk' tubuh Istri, agar mengenali dan menerima sperma," sambung dr. Indra, yang mengambil spesialis imunologi di Universitas Paris 7, Paris, Prancis tahun 1989-1995 ini.

     

    BERTAHAP

    Jika pasangan suami istri yang infertil ingin menjalani terapi ILS, mereka harus menjalani serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Pertama, dilakukan pemeriksaan dengan meng¬ambil darah istri. Tujuannya, untuk melihat anti¬bodi di serum darahnya. Kemudian, serum darah itu direaksikan dengan sperma suaminya untuk mengetahui apakah isiri memiliki antibodi anti spermatozoa atau tidak.

    Kedua, dokter akan melihat kualitas sperma suami, yaitu bagus atau tidak. Misalnya, bentuk¬nya menggumpal atau tidak. Ketiga, kondisi suami harus sehat atau tidak sedang dalam kea¬daan sakit.

    Nah, setelah semuanya oke, sel darah suami dibawa ke laboratorium untuk dipisahkan antara sel darah merah dan sel darah putihnya. Kemudian, sel darah putih itu disuntikkan (di bawah kulit bukan di pembuluh darah) kepada istri. Pemberian 115 ini minimal diberikan 3 kali dengan jarak 3-4 minggu. Evaluasi dilakukan 2 minggu setelah ILS ketiga.

     

    BEDA DENGAN ALERGI SPERMA

    Jadi kesimpulannya, terapi ILS ini berfungsi menekan antibodi antispermatozoa istri agar tidak terlalu tinggi - ke kadar normal - melalui pemberian lekosit suami. Dengan demikian, diha¬rapkan tubuh istri bisa menerima sperma suami.

    Lekosit suami itu bisa menurunkan kadar antibodi antispermatozoa istri sampai 95%. Hal ini lebih spesifik, karena terapi ILS hanya menu¬runkan antibodi terhadap sperma si suami, bukan menurunkan sistem imun tubuh secara keselu¬ruhan. Seperti yang dituturkan dr. Indra, Kasus ini beda dengan alergi sperma. Kalau alergi sperma itu tidak spesifik. Artinya, bagian tubuh mana pun dari wanita yang terkena sperma akan timbul reaksi alergi.

    Lalu, berapa banyak kasus wanila yang menderita antibodi antispermatozoa? "Pasangan infertil, atau pasangan usia subur yang tidak punya anak. di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 15%. Dari jumlah tersebut, 25%-nya ada¬lah masalah imunologis termasuk kasus antibodi sperma ini," ujar dr. Indra.

     

    ANTIBODI ANTISPERMATOZOA, APAKAH ITU?

    Pada dasarnya, setiap manusia pasti punya antibodi untuk menangkal benda asing (antigen) yang masuk ke dalam tubuh, dan itu tergantung dari potensi yang ada pada tubuhnya. Jadi, jika tubuh seseorang cukup sehat (gizinya cukup), berarti orang tersebut mempunyai faktor yang siap meno¬lak setiap benda asing yang masuk ke dalam tubuhnya.

    Dalam kasus penolakan sperma ini, antibodi si istri terhadap sperma terlalu tinggi. Akibatnya, sperma akan bersifat sebagai benda asing di dalam organ kandungan, sehingga tubuh si istri akan menolaknya.

    Dr. Indra menganalogikan kondisi ini seperti seorang lelaki asing yang datang ke rumah seorang wanita. Reaksi si wanita pertama pasti ada penolakan. Minimal, si wanita itu akan bertanya-tanya, siapa yang datang itu? Jika reaksi penolakan si wanita kuat, bisa-bisa tamu asing itu diusir. Nah, begitulah sperma yang masuk dalam kandungan istri yang mengalami antibodi anti spermatozoa.

     

    LANJUT TERUS SETELAH HAMIL

    Bila Anda melakukan terapi ILS, maka dianjurkan terapi ini dilanjutkan meskipun telah hamil. Karena, ada kemungkinan timbul penolakan terhadap janin yang bisa menyebabkan keguguran. Kok bisa? Pada tubuh wanita yang bersangkutan, sperma maupun janin akan dianggap sebagai benda asing yang kehadirannya bisa ditolak.

    Perlu Anda tahu, pada keadaan normal, begitu seorang wanita hamil, tubuhnya otomatis akan membentuk antibodi penghambat untuk melindungi janin, terutama pada 12 minggu pertama (trimester pertama). Namun, pada kondisi tertentu, pembentukan antibodi penghambat bisa sangat rendah, sehingga tubuh menolak kehadiran janin yang akibatnya terjadi keguguran (bisa) berulang, kasus blighted ovum (kehamilan kosong), atau hambatan perkembangan janin.

     

    (Disadur dari majalah Ayahbunda)


  6. Melahirkan di dalam air (Water Birth)

    "Wow, Melahirkan dalam Air"

    Berminat melahirkan dalam air? Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Jakarta sudah ada yang menawarkan fasilitas itu. Seperti apa?
    SAKIT! itulah yang ditakutkan kaum perempuan saat melahirkan. Tak heran bila teknik-teknik mengurangi sakit persalinan pun banyak diminati. Mulai persalinan Caesar, memakai bius epidural, hingga hipnobirthing atau melahirkan dengan dihipnotis agar tidak merasa sakit. Dan kini, teknik persalinan yang mulai banyak diminati adalah melahirkan dalam air.


    Adalah Sammarie Clinic Healthcare di Jl Wijaya I No 45 Jakarta Selatan, yang menawarkan model persalinan seperti itu. Dikatakan dr Otamar Samsudin SpOG, melahirkan dalam air pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

    Memang tidak ada teknik persalinan yang mampu menghilangkan rasa sakit hingga seratus persen. Paling cuma 80 persen saja. Tapi, kami ingin memberikan alternatif bagi para ibu yang akan melahirkan dengan mengurangi rasa sakitnya," ujarnya pada Bunda. Dijelaskan Otamar, proses melahirkan dalam air sebenarnya sudah ada sejak lama. Proses itu ditawarkan di Rusia pada l960-an oleh Igor Tjarkovsky. Sesuai perkembangan zaman, model persalinan itu pun terus berkembang ke Amerika Serikat, Eropa, dan Indonesia.

    “Di Amerika sendiri melahirkan dalam air nggak begitu gampang diterima. Sebab, tahu sendirilah, mereka punya ego sendiri. Tapi, beberapa rumah sakit di Amerika sudah menggunakan teknik tersebut," ujar dokter yang juga praktik di Metropolitan Medical Center (MMC) itu. Di Indonesia sendiri, melahirkan dalam air mulai .diperkenalkan Oktober 2006 di Sammarie Clinic Healthcare. "Tapi, saya juga nggak tahu apakah ada yang lain. Di Klinik Sammarie sendiri sejak diperkenalkan Oktober 2006 sampai sekarang, sudah menangani sepuluh pasien. Dan yang berencana akan melahirkan dalam air juga masih banyak," papar Otamar.

    KEUNTUNGAN

    Dijelaskan Otamar dengan melahirkan dalam air pada dasarkan melahirkan secara normal, hanya saja tempatnya dalam air, bukan di tempat tidur. Teknik melahirkan dalam air tidak hanya menguntungkan ibu, tapi juga bayi yang dilahirkannya. Berikut ini keuntungan yang dapat diperoleh.

    BAGI IBU
    Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh ibu yang melahirkan dalam air antara lain:

    • Rasa Sakit Berkurang

    Dengan melahirkan dalam air, sakit akibat konstraksi dapat dikurangi hingga 60 persen. Sebab, dalam keadaan mengapung, kontraksi-kontraksi rahim akan lebih efisien, dan sirkulasi darah akan lebih baik. Sehingga, aliran oksigen ke otot-otot rahim akan lebih lancar, rasa sakit yang dialami ibu akan berkurang, dan pasokan oksigen untuk bayi akan lebih banyak.

    • Lebih Nyaman dan Rileks

    Dengan berendam dalam air hangat, ibu akan lebih mudah mencari posisi yang dianggap nyaman untuk melahirkan. Si ibu hanya duduk, rileks dalam air sambil membuka kakinya dan tidak harus bergerak atau menarik nafas panjang. Sebab, air dengan sendirinya akan membantu memberikan dorongan tenaga.
    “Ibu yang akan melahirkan itukan pasti stres karena sakit yang dirasakannya. Dengan berendam dalam air hangat, rasa stres itu dapat dikurangi, sehingga iya bisa merasa nyaman,” jelas Otamar.

    • Mengurangi Perobekan Perineum

    Air hangat menyebabkan perineum (daerah antara vagina sampai anus) menjadi lebih elastis dan rileks. Sehingga mengurangi risiko robeknya jalan lahir dan kebutuhan melakukan episiotomi atau penjahitan.

    • Lebih Konsentrasi

    Karena secara fisik lebih rileks, berendam dalam air hangat membuat ibu bisa lebih konsentrasi pada persalinannya.

    • Energi Meningkat

    Pada tahap-tahap akhir persalinan, air dipercaya dapat meningkatkan energi ibu.

    • Turunkan Darah Tinggi

    Berendam dalam air hangat dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kecemasan.

    • Persalinan Lebih Singkat

    Dalam berendam dalam air hangat, sirkulasi darah akan lebih baik, sehingga kontraksi rahim juga akan lebih baik. Itu berarti pembukaan jalan lahir akan lebih cepat, sehingga persalinan juga lebih cepat.

    BAGI BAYI
    Tak hanya ibu yang mendapat keuntungan dari melahirkan dalam air. Bayi yang dilahirkan pun akan mendapat manfaat, seperti:

    • Lebih Merah

    Bayi yang dilahirkan dalam air terlihat lebih merah, karena darahnya lebih cukup.

    • Kulitnya Lebih Bersih

    Bayi yang dilahirkan dalam air memiliki kulit lebih bersih dan tidak hanya kulit ari. Sebab, lemak-lemaknya akan langsung bersih terkena air hangat.

    • Resiko Cedera Kepala Kecil

    Resiko cedera kepala pada bayi yang dilahirkan dalam air, lebih kecil. Sebab, ia akan langsung jatuh ke dalam air dan dengan sendirinya akan mengapung.

    • Lebih Cerdas

    Meski belum ada penelitian, menurut Otamar, bayi yang dilahirkan dalm air lebih cerdas. “Bisa jadi itu karena resiko terjadinya cedera kepala pada bayi lebih kecil,” ujar Otamar.

    • Lebih Nyaman

    Meski sudah keluar dari rahim ibunya, bayi tetap merasa nyaman, karena ia merasa seperti berada dalam rahim ibunya.
    Itu karena ia berada dalam air yang suhunya seperti suhudalam rahim. Itu berarti stres yang mungkin dialami bayi juga bisa dikurangi.

    • Resiko Keracunan Ketuban Lebih Kecil

    Resiko bayi keracunan dari ketuban lebih kecil, karena air ketuban yang keluar langsung bercampur dengan air kolam.

    • Lebih Suka Air

    Karena dilahirkan dalam air, bayi lebih sensitif terhadap air. Sebab, dalam memorinya sudah tersimpan dalam air.

    Apakah bayi tak Tersedak Air?

    "APAKAH bayi yang dilahirkan dalam air tidak akan tersedak air karena rnenangis'? Begitu pasti pertanyaan yang ada dalam benak para ibu. Menanggapi pertanyaan seperti itu, dr Otamar Samsudin SpOG dengan tegas menjawab, ''Tidak!".

    "Dari sepuluh pasien yang saya tangani, tak pernah ada kasus bayi tersedak karena minum air. Dan yang perlu dipahami, bayi tidak akan mengisap udara, kecuali tali pusarnya sudah dipotong. Selama bayi masih terhubung dengan tali pusar, bayi akan menerima pasokan oksigen dari ibunya melalui tali pusar,” jelas Otamar.

    Ditambahkannya, pada dasarnya bayi yang baru dilahirkan akan Iangsung menangis bila:

    • Terjadi perubahan suasana.
    • Terjadi perubahan suhu air.
    • Ari-ari terlepas atau terputusnya hubungan antara bayi dan ibunya (tali pusar terputus).

    Namun, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Otamar, dokter spesialis anak juga harus siap sedia. Dengan begitu, "Ada tidaknya air yang masuk atau ada-tidaknya gangguan lainnya bisa langsung dideteksi dan segera diatasi dengan baik,” ujar Otamar.

    PROSES

    Seperti dikatakan Otamar, proses persalinan dalam air pada dasarnya seperti persalinan biasa. Karena itu, jangan membayangkan bahwa melahirkan dalam air itu rumit. Adapun tahapan proses persiapan hingga ibu melahirkan dalam air, menurut Otamar, adalah sebagai berikut:

    • Sterilisasi Kolam

    Sebelum digunakan, kolam harus disterilisasi lebih dulu menggunakan desinfektan. Dengan begitu, kolam akan bebas kuman.

    • Pengisian Air

    Setelah kolam dianggap bersih, baru diisi dengan air. Air tersebut haru sdisesuaikan dengan suhu tubuh ibu yang akan melahirkan. Itu penting untuk mencegah temperature shock saat bayi keluar dari rahim. Sterilitas air juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan infeksi pada ibu maupun bayi yang dilahirkannya.

    • Ibu Masuk Kolam

    Ibu baru boleh masuk ke dalam kolam setelah jalan lahir membuka 5-6 sentimeter. “Itu untuk menghindari agar ibu tidak terlalu lama berada dalam air”, jelas Otamar. Jika ingin tenang menghadapi proses persalinan, sang suami bisa ikut mendampingi.

    • Bayi Lahir

    Setelah kurang lebih 1-1,5 jam berendam dalam air, pembukaan biasanya sudah lengkap, sehingga bayi siap lahir. “Biasanya, dengan hanya sedikit tenaga untuk mengejan, bayi sudah keluar. Proses kelahiran bayi ini lebih mudah, karena air mempunyai sifat mendorong,” jelas Otamar. Setelah bayi lahir, ia tidak akan tenggelam, karena waktu dalam rahim pun bayi hidup dalam air ketuban selama sembilan bulan.

    • Bayi Diangkat

    Setelah keluar, bayi diangkat dan langsung diberikan pada ibunya untuk mendapat pelukan hangat serta ciuman pertama dari ibunya. Setelah itu, baru pusarnya dipotong dan dibersihkan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatannya.

    (Liputan Tabloid Bunda, Edisi 306, 20 - 26 Januari 2007), Narasumber: dr. Otamar Samsudin, SpOG


  7. Preeklampsia

    Saat ini saya sedang hamil anak kedua, tapi saya khawatir dengan tekanan darah saya. Sebab, saat hamil anak pertama tekanan darah saya mencapai 170 pada saat kehamilan di minggu ke-32. Karena kondisi tersebut, akhirnya dokter memutuskan untuk segera melakukan operasi caesar. Yang ingin saya tanyakan, adakah cara untuk mencegahnya? soalnya saya takut akan mengalami hal serupa. Sekedar informasi, berat badan saya juga sangat besar dok?
    Paramitha

    Jawab:
    Ibu, pada kehamilan pertama tampaknya ibu menderita "keracunan kehamilan" (preeklampsia berat atau PEB). Proses terjadi preeklampsia berat ini sering dimulai sejak hamil muda. Oleh karena itu untuk kehamilan kedua ini, ibu harus konsultasi lebih intensif dengan dokter yang merawat ibu dan beritahukan kepada dokter tentang adanya riwayat PEB. Sehingga dapat dilakukan antisipasi seperti pemeriksaan laboratorium, USG dan pemberian obat-obatan yang diperlukan agar PEB tidak terulang lagi. Bila perlu, ibu konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan konsultan fetomaternal.


    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  8. Keluar Cairan Kuning

    Saya adalah wanita yang aktif bekerja, jadi semasa hamil saya senantiasa bergerak, melakukan aktifitas seperti biasa. Kalau jalan kaki pun masih terbilang cepat. Pernah suatu ketika saya merasakan capai keluar cairan coklat. Tapi di usia kehamilan yang sudah berjalan 7 bulan saya sudah tidak lagi. Hanya saja, saat itu hampir setiap hari keluar cairan kuning di celana dalam. Apakah sebabnya dan apakah memengaruhi janin?
    Uwi - Mampang

    Jawab:
    Keluarnya cairan kuning kemungkinan adalah keputihan yang disebabkan infeksi vagina atau servik (leher rahim). Hal ini harus segera dikonsultasikan pada dokter untuk diobati. Bila tidak, dapat menyebabkan infeksi pada selaput ketuban, menyebabkan kontraksi, atau ketuban pecah dini (sebelum waktunya) hingga persalian premature.


    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  9. Agar tak sulit tidur, Buang pikiran yang mengganjal, lalu apa lagi?

    Masalah sulit tidur malam, bersifat individual tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena si ibu memang sudah terbiasa dengan pola tidur larut malam yang hanya makan waktu tidur sedikit saja, ada juga yang sulit tidur karena sesuatu yang mengganjal dalam pikiran.

     


    Bagi ibu hamil yang memang sudah kebiasaan tidur larut malam, tak lantas jadi keharusan untuk tidur dengan waktu lebih banyak semasa hamilnya. Boleh saja kebiasaan tersebut berlanjut, namun harus memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatannya. Caranya dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menghindari hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuhnya, semisal sudah tidurnya larut malam dan merokok pula.

    Selain karena kebiasaan, sulit tidur yang dialami ibu hamil umumnya paling sering terjadi pada trimester satu dan tiga. Karena pada masa-masa itu, ibu sedang melakukan penyesuaian terhadap proses kehamilannya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan dan pikiran tak nyaman yang akhirnya mempengaruhi tidurnya. Sementara trimester dua ibu sydah dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialaminya sehingga tak terlalu bermasalah.

    Secara umum, kondisi kondisi kurang tidur memang bisa mengganggu kesehatan fisik dan psikis. Ibu jadi mudah lelah, lemas, terasa pegal-pegal badannya, tak bersemangat, konsentrasi berkurang, tidak mood melakukan sesuatu, mudah marah atau emosional, uring-uringan dan lainnya. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, akan mempengaruhi staminanya dan ibu hamil akan mudah sakit.

    Padahal, ibu hamil memerlukan waktu istirahat yang cukup, yaitu tidur 8 jam seperti umumnya. Bila waktu tidur tercukupi, maka ibu hamil akan merasa segar tanpa merasa terbebani keluhan-keluhan seperti, mual, pegal, dan lainnya.

     

    BILA IBU HAMIL MIMPI BURUK

    Kapan biasanya ibu hamil mimpi buruk? Tak bisa diperkirakan waktunya. Sama halnya seperti sulit tidur, mimpi buruk pun bersifat individual. Tak semua ibu hamil mengalami mimpi buruk. Jika pun ibu hamil mimpi buruk, misalnya mengalami proses melahirkan yang mengerikan atau melihat bayi berwajah menakutkan, dan lainnya, pada dasarnya itu karena masalah psikis. Ibu merasa khawatir atau takut dengan kehamilan yang dijalani atau proses persalinan yang akan dihadapinya.

    Jika di waktu malam ibu terbangun karena mimpi buruk, tenangkan dengan minum segelas air putih. Lakukan olah nafas dengan teratur. Alihkan perhatian dan pikiran pada hal-hal lain yang menyenangkan yang akan ditemui dan dilakukan esok harinya. Berdoa dan jangan diingat-ingat kembali mimpi yang baru dialami.

     

    Narasumber : dr. Deradjat M. Sastrawikarta, SpOG
    dari            : SamMarie Family Healthcare
    oleh           : Dedeh Kurniasih

    Disadur dari Tabloid Nakita No. 405/Th. VIII/6 Januari 2007


  10. Pengaruh Depresi Terhadap Janin

    Alhamdulillah sekarang usia kehamilan saya berjalan 5 bulan. Namun selama hamil, saya menderita depresi yang cukup hebat. Sering merasa cemas, gelisah, 'menangis, jantung berdebar kuat, dan stress. Apakah yang saya alami ini wajar dan disebabkan pengaruh hormon kehamilan? Saya takut membahayakan janin yang ada di dalam kandungan?
    Okta - Bekasi

    Jawab:
    Selamat atas kehamilan Anda, kehamilan adalah suatu anugrah yang harus disyukuri. Berbagai gejala yang tidak biasa sering "menemani" kehamilan. Gejala-gejala yang menganggu tersebut sebaiknya dilaporkan pada dokter yang merawat kehamilan Anda untuk dicari penyebabnya.
    Bila Anda tidak memiliki kekelainan fisik atau organ tubuh yang menyebabkan seperti kelainan jantung dan tekanan darah, berarti gejala tersebut adalah gejala psikomatis kehamilan yang dapat disebabkan oleh hormon kehamilan.
    Gejala yang Anda alami tersebut sebaiknya Anda atasi sendiri dengan berusaha menikmati kahamilan ini. Bila perlu konsultasikan kepada dokter Psikiatri (ahli penyakit jiwa). Karena depresi dan stress berkepanjangan tentu dapat mempengaruhi pertumbuhan janin Anda.

    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


Share on facebook

PostHeaderIcon Laboratorium Klinik 24 Jam

Berbagai jenis pemeriksaan darah, urin, feses, air liur, telah dapat ditera dengan cepat dan terpercaya berkat kerjasama yang telah kami bina dengan Labaratorium Westerindo, yaitu sebuah laboratorium yang handal dan bermutu karena merupakan laboratorium yang mempunyai jaringan internasional dan berpusat di Australia.

Laboratorium ini dilengkapi alat-alat pemeriksaan yang canggih-canggih dan didukung oleh tenaga-tenaga medis yang berpengalaman, serta pengawasan mutu yang berkesinambungan sehingga sudah tentu hasil yang kami persembahkan untuk Anda dapat dipertanggungjawabkan.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan :

  • Pemeriksaan hematologi
  • Pemeriksaan kimia
    • Fungsi hati, Fungsi ginjal, Fungsi Jantung, Diabetes, Lemak, Mineral, Elektrolit, Pankreas
  • Pemeriksaan hormon
    • Hormon reproduksi
    • Hormon tiroid
    • Hormon lainnya
  • Pemeriksaan serologi – imunologi
    • Hepatitis
    • Protein spesifik
    • Infeksi TORSH-KM KM (toksoplasma, rubela, sitomegalus, herpes simpleks, klamidia dan mikoplasma)
    • Infeksi lain
    • Autoantibodi
  • Pemeriksaan petanda tumor
  • Pemeriksaan penyalahgunaan obat
  • Pemeriksaan kultur
  • Pemeriksaan urin
  • Pemeriksaan feses

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 22 Juli 2010 13:43 )

site hit counter