Lindungi kesehatan anak dan penuhi syarat perjalanan dengan vaksin internasional resmi
Bepergian ke luar negeri bersama anak tentu menjadi pengalaman berharga bagi keluarga. Namun, di balik persiapan tiket, paspor, dan itinerary, ada satu hal penting yang kerap terlewat: vaksin internasional untuk anak sebelum bepergian. Vaksin ini tidak hanya melindungi anak dari penyakit menular yang mungkin belum umum di Indonesia, tetapi juga menjadi syarat perjalanan ke sejumlah negara
Apa Itu Vaksin Internasional Anak?
Vaksin Tersebut adalah vaksin tambahan yang direkomendasikan—atau bahkan diwajibkan—bagi anak yang akan bepergian ke luar negeri. Jenis vaksin yang dibutuhkan tergantung pada:
- Tujuan negara,
- Durasi tinggal, serta
- Usia anak.
Beberapa negara bahkan mewajibkan bukti vaksin tertentu sebagai syarat masuk (entry requirement).
Tujuannya sederhana:
- Mencegah anak tertular penyakit yang masih endemis di negara tujuan.
- Melindungi komunitas setempat dari penularan penyakit yang mungkin dibawa wisatawan.
Jenis Vaksin Internasional yang Umum Direkomendasikan untuk Anak
Berikut beberapa jenis vaksin yang biasanya diberikan sebelum perjalanan internasional:
- Vaksin Yellow Fever (Demam Kuning)
- Wajib untuk bepergian ke negara di Afrika dan Amerika Selatan.
- Diberikan mulai usia 9 bulan ke atas.
- Vaksin Meningitis (Meningokokus ACWY)
- Wajib untuk perjalanan ke Arab Saudi, terutama bagi jamaah haji atau umrah.
- Dapat diberikan mulai usia 2 tahun (tergantung jenis vaksin).
- Vaksin Influenza
- Direkomendasikan untuk anak yang bepergian ke negara dengan empat musim atau saat musim flu.
- Dapat diberikan mulai usia 6 bulan.
- Vaksin Hepatitis A dan B
- Untuk mencegah penularan lewat makanan atau kontak darah.
- Direkomendasikan bagi anak yang belum mendapat vaksin sebelumnya.
- Vaksin Tifoid (Demam Tifus)
- Penting bagi anak yang bepergian ke daerah dengan kebersihan makanan dan air minum yang kurang terjamin.
- Diberikan mulai usia 2 tahun.
Selain itu, pastikan juga imunisasi rutin anak (seperti DPT, Polio, Campak, dan Varisela) sudah lengkap sebelum keberangkatan.
Kapan Sebaiknya Anak Mendapatkan Vaksin Ini?
Idealnya, vaksin tersebut diberikan setidaknya 4–6 minggu sebelum keberangkatan. Hal ini penting agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk membentuk antibodi dan memberikan perlindungan maksimal.
Dokumen Penting: International Certificate of Vaccination (ICV)
Setiap vaksin yang diberikan akan dicatat dalam buku kuning atau International Certificate of Vaccination (ICV). Dokumen ini berfungsi sebagai bukti resmi imunisasi internasional dan wajib ditunjukkan di bandara negara tujuan tertentu, terutama untuk vaksin Yellow Fever dan Meningitis.
Layanan Vaksin Internasional di RSIA SamMarie Basra
RSIA SamMarie Basra menyediakan layanan perlindungan kesehatan anak yang mencakup:
- Konsultasi pra-vaksinasi dengan dokter anak
- Pemeriksaan kesehatan sebelum pemberian vaksin
- Pemberian vaksin sesuai rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan
- Penerbitan sertifikat vaksin internasional (ICV) resmi
Dengan layanan ini, orang tua dapat memastikan anak mendapatkan vaksinasi yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan perjalanan.
